Cagar Budaya Lasem Kian Diperhatikan

oleh -279 Dilihat

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Banyaknya peninggalan bangunan kuno di Kota Lasem menjadi perhatian penuh bagi Pemkab Rembang untuk menjadikan Kota Lasem sebagai kota pusaka. Hal ini semakin diperkuat dengan adanya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggelar sarasehan permuseuman dan kepurbakalaan dengan tema Kota Lasem Menuju Kota Pusaka di hotel Fave Rembang kemarin (23/3).

Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto, SE mengungkapkan, Menjadikan Kota Lasem sebagai kota pusaka menjadi salah satu tujuan Pemkab untuk mengembangkan sektor pariwisata. Apalagi dengan banyaknya bangunan peninggalan bersejarah di Lasem semakin memperkuat Lasem menuju kota pusaka.
Rembang memiliki potensi wisata, peninggalan kuno berupa bangunan dan budaya yang luar biasa, terlebih Lasem memiliki wisata budaya, religi dan alam, namun yang lebih unik adalah wisata toleransi masyarakatnya.

” Semua agama dan etnis menyatu hidup rukun di sana, bahkan ada pondok pesantren yang sebagian bangunannya berbentuk bangunan pecinan. Itu peninggalan sejarah yang harus dilestarikan dan tinggal kita kembangkan seperti apa, yang terpenting sesuai aturan dan asas manfaat,”ujarnya.
Untuk melestarikan cagar budaya menurutnya, harus ada komitmen bersama dari semua pihak. Masyarakat harus ikut andil, tidak hanya mengandalkan upaya pemkab saja dan yang tak kalah penting tidak muncul ego sektoral.

Sementara itu Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Dra. Istiyarti ,MPd menjelaskan, sarasehan tersebut menjadi media bersama untuk mendiskusikan bagaimana proses dan apa saja yang harus dipenuhi jika Lasem menjadi kota pusaka. Para tamu undangan yang hadir bisa saling bertanya dan memberikan masukan untuk keberhasilan Lasem.
“Keberhasilan Lasem sebagai kota pusaka ini bergantung kepada pemerintah setempat dan masyarakatnya. Jika pendukung, pegiat dan pemilik cagar budaya aktif maka akan berhasil.” tandasnya. (Hidayah)

KOMENTAR SEDULUR ISK :