Kudus, isknews.com – Setelah insiden dahan pohon menimpa dua anak pengunjung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera melakukan perimbasan terhadap ranting dan dahan pohon rapuh di kawasan Taman Krida. Upaya ini ditempuh sebagai langkah cepat untuk memberikan rasa aman serta mencegah peristiwa serupa terulang.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, hadir langsung meninjau proses perimbasan pada Senin (8/9/2025). Ia menegaskan bahwa Pemkab tidak hanya fokus pada Taman Krida, melainkan juga akan melakukan pengecekan di berbagai destinasi wisata lain.
“Tidak hanya di Taman Krida, termasuk nanti juga di tempat wisata yang lain biar dicek (pohon lapuk), agar tidak mencederai wisatawan atau para pengunjung,” jelas Sam’ani.
Sam’ani turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami dua anak tersebut. Bahkan, salah satunya sempat menjalani operasi akibat luka yang diderita. Namun, ia memastikan keduanya kini sudah mendapat perawatan maksimal dan telah kembali ke rumah.
“Alhamdulillah, dua anak kemarin sudah dilakukan perawatan intensif dan sudah pulang. Semoga sudah bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pemkab juga akan menambah rambu-rambu peringatan di titik-titik rawan. “Penambahan rambu-rambu bahaya ini masukan yang bagus, biar pengunjung lebih waspada terhadap potensi insiden,” tambahnya.
Meski masih terkendala anggaran, Sam’ani menegaskan pentingnya pengelolaan dan perawatan fasilitas wisata agar tetap berfungsi dan aman digunakan. Ia juga menyatakan bahwa Taman Krida akan terus dipromosikan sebagai salah satu destinasi wisata luar ruang andalan Kudus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah, menyampaikan bahwa pemeliharaan tidak hanya dilakukan di Taman Krida, melainkan juga di objek wisata lain. “Seperti kata Pak Bupati, nanti tidak hanya di sini (Taman Krida) tapi di tempat wisata lain,” ujarnya.
Dengan penanganan sigap ini, Pemkab Kudus berharap wisatawan tetap merasa nyaman dan aman saat berkunjung. Mutrikah optimis tingkat kunjungan wisata akan terus meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dengan potensi wisata yang ada, kami harap lebih banyak pengunjung datang ke Kudus,” pungkasnya. (AS/YM)







