Cuma Enam Pemain, Tetap Juara! Safin Bina Bangsa Kawinkan Dua Gelar Futsal Pati

oleh -321 Dilihat
Tim besutan Safin Pati Sports School sukses mengawinkan gelar juara Piala Pelajar Indonesia 2026 Kabupaten Pati. (Foto: Istimewa)

PATI, ISKNEWS.COM – Keterbatasan pemain tak menghalangi SMP Safin Bina Bangsa untuk mencetak prestasi. Hanya diperkuat enam pemain dan dua penjaga gawang pada fase akhir turnamen, mereka justru sukses merebut gelar juara Piala Pelajar Indonesia 2026 Regional Kabupaten Pati.

Prestasi itu semakin lengkap setelah tim SMA Safin Bina Bangsa juga tampil perkasa dan merebut gelar juara.

Dua tim binaan Safin Pati Sports School tersebut pun sukses mengawinkan gelar dalam turnamen futsal pelajar yang berlangsung di GOR Pesantenan, Pati, pada 9-13 September 2026.

Puncak pesta juara terjadi pada Minggu (13/9/2026). Dalam final kategori SMP, Safin Bina Bangsa harus melalui pertandingan sengit sebelum menundukkan SMP Negeri 1 Gabus dengan skor tipis 2-1.

Mental bertanding para pemain menjadi kunci kemenangan. Meski menghadapi tekanan hingga akhir laga, mereka mampu mempertahankan keunggulan dan mengunci trofi juara.

Beberapa jam kemudian, tim SMA Safin Bina Bangsa tampil jauh lebih dominan.

Menghadapi SMK Negeri 2 Pati pada partai final, mereka tampil agresif sejak awal dan pesta gol dengan kemenangan telak 8-1.

Tak hanya membawa pulang trofi, tim SMA Safin Bina Bangsa juga memborong penghargaan individu. Tunut Hasan dinobatkan sebagai top scorer setelah mengoleksi tujuh gol, sedangkan Hafizh Waduud meraih penghargaan best player.

Pelatih tim futsal SMP dan SMA Safin Bina Bangsa, Muhammad Arifin, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang menjadi kunci keberhasilan dua timnya.

“Alhamdulillah. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras anak-anak, baik SMP maupun SMA Safin Bina Bangsa. Pastinya senang dan puas atas apa yang diraih,” ujarnya.

Menurut Arifin, perjuangan tim SMP tidak mudah. Memasuki babak delapan besar, empat pemain harus absen karena memiliki agenda sepak bola di kelompok usia masing-masing di Safin Pati Sports School.

Kondisi tersebut membuat tim hanya memiliki enam pemain dan dua kiper. Bahkan, secara postur, para pemain SMP Safin Bina Bangsa terbilang lebih mungil dibanding sejumlah lawan.

“Di babak delapan besar, ada empat pemain yang harus absen. Mereka tetap bisa meraih juara meskipun hanya berkekuatan enam pemain dan dua kiper,” katanya.

Sementara tim SMA diperkuat perpaduan pemain berpengalaman dan pemain yang baru menjalani debut di kompetisi futsal.

Kombinasi tersebut mampu membentuk tim yang solid sepanjang turnamen.
Keberhasilan ini juga diapresiasi CEO Safin Pati Sports School Indonesia, Rafi Rizqullah Arifin.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti proses pembinaan atlet muda terus menunjukkan perkembangan.

“Anak-anak tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga pengalaman bertanding untuk membangun mental, karakter dan keberanian berkompetisi,” ujarnya.

Setelah menjadi penguasa futsal pelajar Pati, tim SMA Safin Bina Bangsa berpeluang melanjutkan perjuangan ke seri provinsi Piala Pelajar Indonesia yang rencananya digelar Desember mendatang di Kabupaten Sragen. (YM/YM)