Dengar Suara Masyarakat Bupati Ihtiar Terbaik untuk Kudus, Tegaskan Perda Karaoke Tetap Jalan

oleh -953 kali dibaca

Kudus, isknews.com -Sebagai sebuah kota religius, kondusivitas kabupaten Kudus sudah baik ini merupakan modal dasar yang mutlak untuk membangun. Semua aktivitas masyarakat tak mungkin bisa berlangsung dalam suasana yang tidak aman, nyaman, dan kondusif.

Suasana toleran yang diajarkan Sunan Kudus tetap terjaga hingga kini. Meski ada berbagai kebudayaan dan keyakinan yang berbeda, namun persaudaraan tetap terjalin erat di tengah-tengah masyarakat dari semua elemen.

Keharmonisan yang tercipta ini hendaknya terus terpelihara hingga kapanpun. Bahkan selalu dikatakan oleh Bupati Kudus H. Musthofa, bahwa Kudus ini milik bersama. Maka harus dibangun bersama oleh semua pihak. Tak terkecuali masyarakat.

“Pemerintah butuh partisipasi masyarakat. Maka sore ini kami dengarkan pendapat dari semua elemen masyarakat,” kata Bupati Kudus saat rakor evaluasi penertiban kafe dan karaoke di Kudus, Selasa (8/11).

Rakor sore itu bupati mendengar semua pendapat terkait pelaksanaan Perda No 10/2015 mengenai hiburan malam termasuk karaoke. Dikatakannya, bahwa perda karaoke tersebut tetap harus dijalankan dan ditegakkan. Namun demikian dirinya memberikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan harapannya.

“Kita semua harus belajar dari Kangjeng Sunan Kudus. Yaitu toleransi. Maka kita harus bisa belajar melihat, mendengar, serta merasakan,” kata bupati didampingi Forkopinda, Ketua DPRD, sekda, dan pejabat pemkab, serta MUI.

Di hadapan ratusan masyarakat mulai dari kepala desa, ormas, tokoh agama, LSM, pengusaha hiburan, serta unsur masyarakat lainnya, bupati berpesan agar semua persoalan bisa dibicarakan. Maka semua pihak diminta untuk tetap tenang dan mengikuti aturan yang ada.

Sore itu banyak usulan terkait perda ini. Terkait berbagai masukan yang muncul dari masyarakat sore itu, bupati menampung semua usulan. Dirinya akan  segera membentuk tim kajian.

“Tim kajian ini akan segera dibentuk. Namun, selama proses kajian dan sepanjang tidak ada perubahan aturan, perda ini tetap harus jalan,” tegasnya.

Semua ini dilakukannya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Dirinya juga mengajak dan memberi kesempatan semua pihak untuk menimbang manfaat dan madarat dari adanya perda ini bagi masyarakat Kudus. (rg/adv.)

KOMENTAR SEDULUR ISK :