Rak Arsip Penuh, Ruang Pemilahan Belum Standar
Pati, ISKNEWS.COM – Depo arsip yang digunakan untuk menyimpan arsip-arsip pemerintahan Kabupaten Pati telah penuh. Kondisi seperti ini mendesak untuk penambahan ruang penyimpanan. Apalagi untuk pemilahan arsip saat ini kondisinya juga dinilai tidak standar dan kurang ideal. Hal itu bisa mengakibatkan kerusakan fisik arsip.
Kabid Kearsipan Bernadeta Rachmat Kusumawati mengungkapkan, kondisi depo arsip memang kurang layak. Saat ini ada ribuan arsip dari OPD yang menjejali rak penyimpangan, bahkan semua rak terlihat penuh.
”Kondisinya memang seperti itu, rak arsip semuanya penuh. Makanya kami mengusulkan adanya penambahan kapasitas penyimpanan. Apalagi pemusnahan arsip dengan penambahan arsip tidak seimbang,” tutur Nana, sapaan akrab Bernadeta Rachmat Kusumawati.
Selain penuhnya rak arsip di depo, ruang pemilahan juga menjadi persoalan. Saat ini untuk memilah arsip, para tenaga pemilah harus lesehan diberbagi tempat dengan rak arsip.

”Ruang pemilahan kami yang berada di depan depo sekarang menjadi sekretariat dari Pasopati. Nantinya kami akan dipinjami sebuah tempat di dekat Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Saat ini masih renovasi,” imbuhnya.
Dengan berpindahnya ruang pemilahan ini tentu menjadi persoalan lagi. Hal itu lantaran lokasi pemilahan dengan depo yang memiliki jarak cukup jauh.
”Ya kurang ideal. Harusnya berada di satu komplek supaya dekat. Namun tak apa, sudah ada tempat yang bakal disediakan untuk pemilahan sendiri. Meski nantinya dari sisi tenaga, dan dananya juga menjadi bertambah. sebab depo dan tempat memilahnya letaknya berjauhan,” tuturnya
Idealnya, imbuh Nana dalam pengelolaan arsip memang seperti itu. Pemilahan dilakukan di tempat tersendiri.
”Hal itu untuk menjaga kelangsungan arsip yang berbahan kertas tersebut,” pungkasnya. (IN/WH)











