Dian Pengemudi Grab Car Kudus Yang Hilang, Diketemukan Terapung di Sungai Bugo Jepara

oleh

Kudus, isknews.com – Sebagaimana diberitakan sebelumnya driver GrabCar bernama Tri Ardiyanto (41) warga RT 4 RW 2 Desa Gondangmanis Bae Kudus yang diberitakan hilang dan dicari-cari oleh kolega dan keluarganya, pagi ini sudah diketemukan.

Malangnya korban yang akrab disapa dengan Dian, driver mobil Honda Jazz tahun 2013 warna putih bernopol K 8441 WB diketemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya terapung di Sungai SWD II turut Desa Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Kamis (06/02/2020) sekitar pukul 06.15 WIB.

Jenazah Tri Ardiyanto saat dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk di visum (foto: YM)

Berita penemuan ini dipastikan kebenarannya oleh paman korban Mohammad Yudi yang dihubungi media ini, Yudi membenarkan isi berita yang beredar tentang penemuan jenazah di Desa Bugo Kecamatan Welahan dengan dugaan awal merupakan korban pembunuhan adalah keponakannya yang selama dua hari dicari-cari.

“Iya benar mas, saya pastikan dari ciri-ciri yang disampaikan oleh petugas mulai dari baju hingga tanda di tubuhnya, jenazah yang diketemukan itu adalah keponakan saya Dian dan diduga dia dibunuh,” terang Yudi yang pada saat dihubungi masih menunggu kedatangan jenazah korban ke RSUD Kartini Jepara untuk di periksa, Kamis (06/02/2020).

Jenazah ditemukan mengambang di Sungai SWD II Desa Bugo, Welahan. Saat ini jenazah masih dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Welahan dan dalam perjalanan untuk divisum di RSUD Kartini Jepara.

Informasi tentang penemuan mayat di sungai bermula dari saat warga setempat bernama Masrukan Alias Onggok sedang melintas di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 06.10 WIB dan melihat sesosok mayat terapung di sungai dengan mengenakan kaos biru dan memakai celana jeans.

Melihat kejadian tersebut kemudian Masrukan meminta kawannya Kusairi untuk menghubungi Perangkat Desa.

Dan kabar penemuan sesosok jenazah terapung di sungai tersebut akhirnyapun diterima oleh Bhabinkamtibmas, Polsek Welahan, Polres Jepara, TNI, Tim Sar serta Tim Kesehatan dari Puskesmas Welahan Jepara.

Kapolsek Welahan Polres Jepara AKP Suyitno membenarkan atas penemuan mayat yang terjadi di Wilayah Hukumnya adalah Driver Grab yang dinyatakan hilang sebelumnya.

Mendapatkan informasi adanya penemuan mayat, dirinya langsung menghubungi Tim Inavis Polres Jepara dan menuju ke lokasi kejadian. Di lokasi kejadian kemudian langsung dilakukan evakuasi pada korban.

“Tampak bekas jeratan tali pada leher dan pada kaki korban terdapat ikatan yang diberi pemberat dengan batu bata” terang Kapolsek Welahan Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Suyitno.

Seperti diberitakan sebelumnya, usai menerima order dari seseorang di tempat biasanya mangkal kompleks ruko depan hypermart ke timur pada sekitar pukul 18.00 Wib dengan tujuan mengantar ke perumahan MVR Gondangmanis Bae Kudus, korban diduga dicarter kembali secara offline oleh dua orang penumpangnya dengan tujuan Jepara.

Menurut cerita Yudi sebelumnya, dari pantauan aplikasi driver Grab diketahui bahwa secara aplikasi penumpangnya sudah diturunkan.

“Namun diduga mobil dan driver di sewa kembali oleh penumpang tersebut ke wilayah Jepara secara offline yang diketahui dari pelacakan IMEI HP Dian yang kala itu masih aktif, hingga maghrib tadi HP nya masih sempat aktif meskipun tak ada jawaban, tapi sekarang sudah mati,” terangnya.

Menurut informasi isteri korban yang disampaikan kepada Yudi, saat mengantar penumpang Dian sempat melintasi Laundry milik mereka, dan sempat mengklakson isterinya yang saat itu sedang berada di outlet laundry mereka.

“Isterinya sempat melihat penumpang yang ada di mobil itu adalah dua orang pria,” katanya.

Foto kantong jenazah korban (Foto: YM)

Sementara menurut Kepala Desa Gondangmanis Susanto yang sedang bersama Yudi mengatakan, bahwa memang dari pelacakan IMEI telefon seluler korban menunjukkan posisi HP berada di sekitar kawasan Welahan Jepara.

“Dari info kolega saya, sejumlah orang mengaku sempat melihat mobil Jazz putih mondar-mandir dikawasan Welahan. Namun hingga malam ini korban dan kendaraannya masih belum diketemukan,” tutur Susanto yang mantan anggota TNI tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :