Dievakuasi, Mahasiswi Pendaki Gunung Ini Jatuh di Jurang Jalur Argopiloso Japan, Dawe, Kudus

oleh -4,787 kali dibaca
Evakuasi atas korban mahasiswi pendaki gunung Mahasiswi warga Kabupetn Grobogan yang sempat terpeleset dan jatuh di Juran dalam pendakian di Puncak Argowiloso, Japan, Dawe, Kudus (Foto: istimewa/BPBD)

Kudus, isknews.com- Sekelompok pendaki gunung dari Grobogan yang berjumlah 8 orang tengah melakukan pendakian Gunung Muria yakni di puncak Argopiloso Desa Japan Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Sebetulnya perjalanan mereka menuju puncak berhasil, namun ditengah perjalanan saat turun dari puncak yakni di kawasan jalur pendakian Argopiloso, salah seorang pendaki terpeleset dan jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman dengan kedalaman sekitar 80 meter, beruntung korban tersangkut pohon sehingga tidak terjatuh lebih dalam, Sabtu (27/01/2024).

Menurut Kapolsek Dawe, AKP Budianto, dari kartu identitasnya, korban yang terjatuh itu adalah pendaki wanita Robiatul Nurul Fadilah (21) mahasiswi yang merupakan warga Dukuh. Kedaton RT 9 RW 4 Desa Pulorejo Kec. Purwodadi, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Korban saat dirawat sementara di Pos Rejenu Dawe Kudus (Foto: istimewa)

” Pada pukul 05.30 pagi tadi mereka memulai pendakian sebanyak 8 personil, dan berhasil sampai dipuncak pada sekitar pukul 12.00 WIB lalu beristirahat hingga pukul 12.45 WIB. Pada saat turun, ditengah perjalanan korban terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman 80 meter, Beruntung korban tersangkut pohon sehingga tidak terjatuh lebih dalam,” ujar Kapolsek Dawe.

Dilanjutkannya, mengetahui kejadian tersebut teman korban berusaha menolong dengan tali akar-akaran dan menyingkirkan batu yang mau mengenai tubuh korban namun belum berhasil mengangkat tubuh korban.

“Sehingga salah satu teman korban turun untuk meminta bantuan kepada warga sekitar yang selanjutnya diteruskan ke pihak terkait. Tim BPBD dan Relawan gabungan tiba dilokasi pada pukul 15.00 WIB,” katanya.

Korban Robiatul mengalami cidera kaki kiri dan kedingingan. Meskipun medan cukup sulit, sekitar pukul 20.00 WIB berhasil membawa korban ke Pos Rejenu untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Dawe.

“Korban dievakuasi oleh Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Japan bersama relawan gabungan dan BPBD dengan cara digendong. Akhirnya korban sampai di Posko Rejenu dengan selamat,” tuturnya.

Dari keterangan perawat UGD Puskesmas Dawe Kofifah Rusmadila, korban mengalami luka pada kaki kiri dan luka di punggung sebelah bawah dan perut lecet. Lokasi yang merupakan pegunungan dan tebing yang curam sehingga menyulitkan untuk jalur evakuasi.

“Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Dawe untuk pemeriksaan Medis,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :