Diperluas, Pekan Depan Seluruh Wilayah Kabupeten Kudus Diberlakuan Jam Malam

oleh

Kudus, isknews.com – Hasil rapat Plt Bupati dan Unsur Forkopimda serta Dinas terkait yang berlangsung usai salat Jumat siang tadi, mengahasilkan keputusan bahwa menyikapi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus maka pelaksanan jam malam di wilayah kota kretek ini akan di perluas.

Meski belum bisa menunjuk tanggal pemberlakuannya, namun dijadwalkan usai dilakukan penandatanganan keputusan tersebut, mulai pekan depan pelaksanaan jam malam akan dilaksanakan diseluruh wilayah Kabupaten Kudus.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo, usai memimpin rapat koordinasi menyikapi covid-19 di Kudus.

Ilustrasi pelaksanaan jam malam di Kudus (foto: YM)

“Hasil rapat tadi kita sudah ada kesepakatan terkait masalah jam malam, yang sebelumnya hanya berlangsung di beberapa titik di Kabupaten Kudus, maka mulai nanti akan diberlakukan di seluruh wilayah Kabupaten Kudus,” ujarnya, Jumat (15/05/2020).

TRENDING :  Tren Penyebaran Corona di Kudus Menurun, 5 Pasien Covid-19 di RSUD Loekmono Hadi Sembuh

Menurutnya jam malam akan diberlakukan di seluruh Kudus mulai Jam 21.00 malam hingga pukul 06.00 pagi.

“Jadi pada jam-jam tersebut tidak boleh adalagi aktifitas baik ekonomi maupun sosial, semua tidak boleh,” tutur hartopo.

Hartopo mengungkapkan keputusan itu akan dituangkan dalam bentuk Instruksi Bupati dan akan dilaksanakan dengan melibatkan unsur TNI dan Polri serta sejumlah Dinas terkait.

Dijelaskannya, akan ada sanksi yang tegas terkait masalah warung, restoran dan PKL yang melanggar jam malam tersebut.

TRENDING :  Sudah 40 Orang Dibina Satpol PP Sepanjang bulan Oktober

“Karena mereka tadi juga kita libatkan dalam rapat tersebut. Semua nanti akan ada komitmen dengan pihaknya yang harus ditandatangani oleh semua (para pedagang dan restoran) yang terlibat di dalamnya, ” ujarnya.

Tidak boleh melayani makan ditempat sampai jam 21.00. Kalau yang ijinnya restoran bisa melayani makan ditempat sampai jam 19.00 malam,

“Tetapi tetap harus melakukan melaksanakan physical distancing,” ungkap Hartopo.

Pemberlakuan jam malam ini menurutnya juga berlaku untuk toko-toko swalayan modern seperti Indomaret dan Alfamart dan swalayan modern lainnya.

Tak hanya itu, Hartopo juga mengatakan akan melakukan penambahan checkpoint di perbatasan-perbatasan. Terutama di kawasan kota. Sementara yang di desa-desa akan difungsikan untuk program Jogotonggo.

TRENDING :  Gelar Workshop Personal Branding Di Dunia Kesehatan, UMKU Bekali Performance Calon Wisudawan

“Tapi soal berapa jumlah penambahan checkpoint nanti akan kita akan putuskan kemudian,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti, mengaku siap melaksanakan keputusan tyersebut. Pihaknya akan segera melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang di semua jalur PKL yang ada di Kudus.

“Bentuknya akan berupa sosialisasi lesan maupun melalui surat,” tandas dia.

Keputusan ini diduga terkait akan adanya pemudik dalam jumlah yang banyak yang akan tiba di Kudus menjelang hari raya Idul Fitri. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :