Disdagperin Pati Panggil Sembilan Agen Pengelola LPG

oleh -1,838 kali dibaca

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, memanggil sembilan pengelola agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Bumi Mina Tani. Mereka dipanggil, lantaran melambungnya kembali gas elpiji 3 kilogram di pasaran.

“Kami mendapat aduan masyarakat, bahwa gas elpiji 3 kilogram kembali melambung, khususnya di Kecamatan Tayu, Juwana dan Winong. Jadi kemarin (11/09/2017), kami panggil sembilan agen itu,” papar Kepala Disdagperin Riyoso melalui Kabid Perdagangan Rekso Suhartono, Selasa (12/09/2017).

Tidak hanya mengalami penggelembungan harga saja. Di tiga kecamatan tersebut, kata dia, elpiji melon juga sempat terjadi kelangkaan di sana. Padahal, pihaknya telah mengajukan tambahan alokasi dan mendapatkan tambahan sebanyak 6.720 gas elpiji.

“Setelah kami lakukan evaluasi, kelangkaan terjadi imbas dari tingginya permintaan elpiji selama September. Soalnya, pada bulan ini banyak masyarakat yang menggelar hajat semisal pernikahan dan sunatan,” jelasnya.

Selain itu, kelangkaan terjadi disinyalir akibat tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ketiga wilayah tersebut. Sehingga, permintaan tabung elpiji melon meningkat cukup tinggi.

Ditambahkannya, tingginya harga gas melon melebihi harga eceran tertinggi (HET), sangat dipengaruhi ada praktek pengecer ngangsu.

“Banyak pengecer yang mendapatkan elpiji dari tangan ketiga, bahkan lebih. Dari situ, harga elpiji semakin melambung tinggi di pasaran,” ungkap Suhartono.

Menindaklanjuti fenomena itu, tandas dia, pihaknya meminta agen untuk memperketat pengawasan terhadap pangkalan. “Jika memang terbukti kami akan menindak tegas para pelaku, bila perlu kontraknya kita putus,” tegasnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.