Distribusi Elpiji 3 Kg oleh Koperasi Merah Putih Kudus Belum Jelas, Ini Penjelasan Disdag

oleh -115 Dilihat
Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sonhaji. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Rencana distribusi gas elpiji 3 kilogram oleh Koperasi Merah Putih (Kopdes) di Kabupaten Kudus masih belum menemui kejelasan. Hingga kini, belum ada regulasi maupun petunjuk teknis dari pemerintah pusat ataupun Pertamina terkait kemungkinan koperasi desa menjadi sub penyalur gas bersubsidi tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sonhaji. Ia menyebut bahwa memang berkembang wacana Kopdes bisa menjadi pangkalan atau sub penyalur elpiji 3 kg. Namun, status tersebut belum didukung landasan resmi.

“Kami belum mendapatkan petunjuk tertulis tentang apakah nanti kopdes akan mendistribusikan elpiji atau tidak. Meski rumor yang berkembang, kopdes bisa menjadi sub penyalur atau pangkalan,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Selasa (29/7/2025).

Sonhaji menambahkan, pihaknya juga belum mengetahui apakah rencana penyaluran oleh Kopdes akan diikuti dengan penambahan kuota elpiji subsidi dari pusat. Hal ini penting agar distribusi tidak tumpang tindih dengan pangkalan resmi yang sudah ada.

“Kalau ada penambahan agen atau pangkalan, apakah ada penambahan kuota atau tidak, makanya saya lebih yakin kita nunggu kebijakan dari pusat dulu,” tegasnya.

Ia juga menyebut hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari pihak koperasi maupun pemerintah desa kepada Dinas Perdagangan soal rencana teknis pendistribusian gas subsidi itu. Meski begitu, pihaknya akan tetap menjalin koordinasi dengan agen dan pangkalan yang sudah ada untuk memastikan distribusi elpiji tetap berjalan lancar.

Sebagai informasi, saat ini di Kabupaten Kudus terdapat 20 agen dan 1.263 pangkalan resmi yang menyalurkan elpiji 3 kg bersubsidi kepada masyarakat. Tahun 2025, total alokasi gas subsidi untuk wilayah ini mencapai 29.570 metrik ton.

Sementara itu, koperasi merah putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan, dengan beberapa desa seperti Tanjungrejo dan Margorejo yang telah meresmikan gedung dan unit usaha masing-masing. Namun, kejelasan peran Kopdes dalam penyaluran elpiji masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :