Dua Menteri Gelar Tatap Muka di Kudus, Pemerintah Tegaskan Komitmen untuk Rakyat

oleh -488 Dilihat
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Pasar Murah dan Tatap Muka bersama dua menteri, yang digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, Jalan Simpang Tujuh No.1 Kudus, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.10 WIB ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Dua menteri yang hadir yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua DPD PAN Kabupaten Kudus, Endang Kursistiyani, S.S., yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Kudus Fraksi PAN.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, jajaran Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten Sekda, anggota DPRD Kabupaten Kudus, perwakilan kader PAN, serta perwakilan Ikatan Keluarga Aceh Kabupaten Kudus sebagai penerima bantuan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Bupati Kudus, dilanjutkan sambutan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, pemberian paket sembako secara simbolis kepada masyarakat, serta penyerahan bantuan keuangan untuk masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp694.534.500, yang merupakan hasil penggalangan dana dari ASN anggota Korpri, PGRI, PMI, serta dukungan Pemerintah
Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua menteri di Kabupaten Kudus. Ia memaparkan capaian sektor pertanian daerah, di antaranya luas tambah tanam hingga 20 Desember 2025 untuk padi mencapai 1.046 hektare dan jagung 70 hektare.

“Target tanam padi tahun 2025 di Kudus sebesar 33.647 hektare, dengan prediksi capaian hingga akhir Desember mencapai 25.612 hektare. Saat ini Kudus dalam kondisi surplus pangan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan angka stunting di Kabupaten Kudus terus mengalami penurunan, sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan sekitar 75 persen.

Selain itu, Pemkab Kudus juga menjalankan program menabung Rp10 ribu bagi pelajar serta melakukan normalisasi sungai di wilayah Kudus hingga Jepara.

Untuk komoditas jagung, Kudus juga dinyatakan surplus berkat sinergi dengan jajaran Polres Kudus.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah pusat saat ini fokus turun langsung ke daerah untuk memastikan kesejahteraan rakyat. Ia menyampaikan bahwa dalam dua hari terakhir dirinya melakukan kunjungan kerja di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

“Negara yang maju harus memiliki rakyat yang pintar dan produktif. Untuk itu, asupan gizi menjadi kunci utama. Program seperti SPPG dan MBG diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat,” katanya.

Ia juga menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun 100 kampung nelayan di Indonesia serta menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono menambahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda.

“Melalui MBG, kita ingin menghasilkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing. Ke depan, kami juga akan membangun 100 unit budidaya perikanan darat di setiap desa,” ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :