Kudus, isknews.com – Hari yang biasanya hanya diisi satu peristiwa penting, bagi Ainunnur Izzatiy justru menjadi hari dengan dua momen sakral sekaligus. Di tanggal yang sama, ia resmi menjadi istri setelah akad nikah, dan beberapa jam kemudian dikukuhkan sebagai wisudawati UIN Sunan Kudus dalam prosesi wisuda periode Februari 2026, Kamis (5/2/2026).
Lulusan Program Studi Tadris Bahasa Inggris itu datang ke lokasi wisuda bersama sang suami, Parman, sesaat setelah ijab kabul selesai dilangsungkan. Dengan raut bahagia, Ainunnur mengikuti tahapan prosesi pindah kuncer, simbol resmi kelulusannya sebagai sarjana.
Suasana wisuda terasa semakin khidmat ketika alunan musik saksofon mengiringi jalannya prosesi. Momen tersebut menghadirkan nuansa haru, tidak hanya bagi Ainunnur dan keluarganya, tetapi juga para tamu undangan dan wisudawan lain yang menyaksikan kisah istimewa tersebut.
Ainunnur dikukuhkan langsung oleh Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., didampingi Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Dalam kesempatan itu, Rektor turut menyampaikan ucapan selamat atas kebahagiaan ganda yang dirasakan wisudawati tersebut.
“Atas nama sivitas akademika UIN Sunan Kudus, kami mengucapkan selamat atas hari bahagia ini. Semoga sukses selalu dan penuh keberkahan. Kami berharap kelak putra-putrinya dapat dihantarkan menjadi mahasiswa UIN Sunan Kudus,” ujar Rektor yang disambut tepuk tangan hadirin.
Parman, suami Ainunnur, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya karena dapat mendampingi sang istri dalam dua peristiwa penting di hari yang sama. Ia mengaku sangat bersyukur dapat menyaksikan langsung momen tersebut.
“Sangat bahagia, mantap pokoknya,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Ainunnur menuturkan bahwa sebelumnya ia sempat merasa bimbang ketika mengetahui jadwal wisuda bertepatan dengan hari pernikahannya yang sudah direncanakan jauh hari. Namun keinginannya untuk tetap mengikuti wisuda membuatnya bersama keluarga memutuskan untuk menghadiri keduanya.
“Awalnya bingung karena tanggal pernikahan sudah ditentukan lama, lalu jadwal wisuda muncul. Karena ingin tetap ikut wisuda, akhirnya setelah akad nikah saya langsung berangkat ke lokasi wisuda,” ungkap Ainunnur. (AS/YM)







