Dua Pasien Positif Covid-19, Bupati Pati Minta Warga Tunda Mudik ke Pati

oleh

Pati, isknews.com – Bupati Haryanto selaku Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati menyampaikan update terkait dampak virus corona atau covid-19 di Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (8/4).

Bupati menjelaskan untuk perkembangan pelaporan warga yang terkena dampak virus corona di Kabupaten Pati dari awal hingga hari ini, terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah total 11 orang. Dimana ada 2 PDP yang telah meninggal dunia. Sedangkan 6 orang dinyatakan negatif dari hasil tes swab.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Pasien yang dinyatakan positif covid-19 ada 2 orang. Dengan satu pasien berada di RSUD Moewardi Solo. Sedangkan satu pasien ada di RSUD Soetrasno Rembang.

TRENDING :  Kudus Alami Inflasi 0,60 Persen, Apa Penyebabnya?

“Kemudian yang PDP 1 orang di RSUD RAA Soewondo namun hasil laboratorium negatif, akan tetapi masih menunggu kondisi lebih lanjut,” ujarnya.

Untuk jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) Bupati menyebutkan ada 611 orang, yang sudah selesai dalam pemantauan 454 orang, sedangkan yang masih dalam pemantauan sebanyak 157 orang.

Bupati pun kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Namun tetap waspada dalam rangka untuk mengatasi atau mencegah penularan covid-19 ini.

TRENDING :  Gudang Ampas Tebu Terbakar, Kerugian Ditaksir 40 Juta Rupiah

Haryanto juga berharap kesadaran masyarakat Kabupaten Pati yang ada di luar daerah, agar tidak melakukan mudik.
“Masyarakat Kabupaten Pati khususnya di luar daerah, kami mohon tidak pulang atau melakukan mudik. Diharap dapat bisa menunggu sampai dengan situasi yang aman, agar nanti bisa ketemu kembali dengan keluarganya,” pinta Bupati

Sementara bagi warga yang terlanjur mudik ke kampung halaman, Bupati mengimbau agar mereka melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.
“Kami mengimbau agar dapat isolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari, kalau nanti 14 hari tidak ada masalah atau gejala baru bisa berkumpul kembali,” jelasnya.

TRENDING :  Masih Fokus Penataan Sekolah, Sistem Zonasi Belum Bisa Dijalankan Tahun ini

Bupati juga menegaskan, bahwa tim gugus penanganan covid-19 ini selalu berusaha mengatasi agar wabah ini segera berakhir.
“Sementara kurangi kegiatan tatap muka, biasakan pola hidup sehat, setiap kali aktivitas jangan lupa cuci tangan pakai sabun, kemudian kalau ada gejala-gejala demam sakit panas segera datang ke pelayanan kesehatan terdekat,” pesannya. (ACF/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :