Eko Djumartono Resmi Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Langsung Tancap Gas Hadapi Tekanan Ekonomi

oleh -363 Dilihat
Pelantikan Eko Djumartono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus. (Foto: YM)

Kudus, isknews.comEko Djumartono resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, menggantikan Revlisianto Surbakti yang telah memasuki masa pensiun, Rabu (1/4/2026).

Pelantikan yang disaksikan oleh dua orang Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Iwanudin Iskandar dan Asisten Administrasi (Asisten III) Dhoni Widianto menjadi puncak dari rangkaian Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kudus tahun 2026.

Dalam proses seleksi terbuka tersebut, panitia menetapkan tiga besar kandidat terbaik, yakni Eko Djumartono yang saat itu menjabat Inspektur Daerah, Djati Solechah, serta Ali Syofii yang menempati peringkat pertama hasil seleksi.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sambutannya menegaskan bahwa Sekda yang baru harus segera beradaptasi dan langsung bekerja cepat, mengingat kondisi ekonomi yang dinilai belum stabil.

Segera berinteraksi, bekerja sama, dan langsung bekerja. Situasi saat ini tidak sedang baik-baik saja. Pertumbuhan ekonomi belum maksimal dan angka pengangguran meningkat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi, termasuk dalam konsumsi bahan bakar minyak (BBM), tanpa mengurangi aktivitas masyarakat.

Menurutnya, dinamika global dan nasional saat ini turut memberikan dampak terhadap kondisi daerah.

Walaupun ada keterbatasan, kualitas pelayanan tidak boleh berkurang. Harus cepat, tepat, berkualitas, dan membahagiakan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Sam’ani mendorong percepatan konsolidasi internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Ia meminta Sekda segera mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks dan dinamis.

Bupati juga membuka peluang regenerasi birokrasi, mengingat masih terdapat sejumlah jabatan strategis yang kosong, seperti di RSUD, Inspektorat, hingga staf ahli.

Kondisi ini dinilai menjadi kesempatan bagi aparatur muda untuk menunjukkan kinerja dan inovasi.

Masih banyak jabatan yang kosong. Ini kesempatan bagi teman-teman untuk berkarya dan menunjukkan kinerja terbaik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani turut menyampaikan apresiasi kepada Sekda sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat.

Ia menegaskan bahwa meski telah purna tugas, tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Kudus.

Kami ucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemkab Kudus,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa jabatan publik tidak lepas dari kritik dan tekanan.

Namun hal tersebut harus dihadapi dengan kinerja nyata dan integritas.

Kalau jadi pejabat, siap dikritik, dibully. Nikmati saja dengan kinerja. Kalau kita diuji, itu bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat. Lakukan yang terbaik untuk masyarakat,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.