Kudus, isknews.com – Asa Persiku Kudus untuk meraih kemenangan kandang di putaran keenam Pegadaian Championship musim 2025/2026 harus pupus di menit-menit akhir. Bermain di Stadion Wergu Wetan Kudus, Jumat (17/10/2025) sore.
Laskar Macan Muria hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Laskar Tadulako Persipal FC Palu setelah kehilangan fokus di penghujung laga.
Persiku sempat unggul lebih dulu melalui penalti Igor da Costa pada menit ke-87. Gol itu disambut sorak gembira dari 1.183 penonton yang memadati stadion, menjadi pelipur setelah tim harus bermain dengan sepuluh pemain akibat Bhima Wibnu diganjar kartu merah.
Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama. Dua menit berselang, pemain Persipal FC Chris Cheva berhasil memanfaatkan kelengahan barisan belakang Persiku dan menjebol gawang tuan rumah. Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai.
Sorakan kecewa terdengar dari tribun Stadion Wergu Wetan. Para suporter merasa kemenangan yang sudah di depan mata melayang begitu saja karena kelengahan pemain di menit akhir.
Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung.
“Saya mohon maaf kepada semua suporter dan warga Kudus. Anak-anak sudah berjuang keras, tapi memang belum maksimal. Seharusnya tiga poin bisa kita amankan, tapi euforia setelah gol penalti membuat fokus hilang.”
Alfiat mengakui bahwa timnya tampil cukup baik di babak pertama, namun gagal memanfaatkan peluang menjadi gol. Di babak kedua, intensitas permainan meningkat setelah dilakukan pergantian pemain.
“Walau kalah jumlah, kita tetap strong. Tapi setelah penalti, anak-anak senang berlebihan dan kurang disiplin menjaga lawan. Itu yang jadi penyebab gol balasan,” ujarnya.
Meski kecewa, Alfiat tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah bekerja keras di lapangan. Ia bertekad memperbaiki kelemahan tim agar bisa tampil lebih baik di laga berikutnya.
Salah satu pemain Persiku, Abdul Khafid, turut menyampaikan permintaan maaf mewakili rekan satu timnya.
“Kami kecewa dengan hasil ini. Tapi kami akan evaluasi dan berjuang lebih keras di pertandingan selanjutnya. Semoga bisa membawa tiga poin untuk Kudus.”
Dari kubu tamu, Karteker Persipal FC Kamaluddin mengaku bersyukur timnya bisa mencuri poin di kandang lawan.
“Kami bersyukur bisa bawa satu poin dari Kudus. Anak-anak bermain disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik. Semoga di laga berikutnya kami bisa lebih baik lagi.”
Hasil imbang ini membuat Persiku Kudus tetap tertahan di papan bawah klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan 4 poin dari enam pertandingan. Persipal FC masih berada satu tingkat di bawahnya dengan 3 poin. (YM/YM)









