Festival Drumband PAUD-TK di SD 3 Gulang, Anak-anak Tampil Percaya Diri

oleh -9 Dilihat
Penampilan dari TK Muslimat Raudlotut Tholibin Jepangpakis Kecamatan Jati, Kudus.. (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak dalam Festival Drumband tingkat PAUD/TK/RA yang digelar SD 3 Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Minggu (26/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan penonton.

Festival yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti sejumlah kelompok drumband dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah Kudus. Di antaranya berasal dari KB Miftahul Ulum, TK Pertiwi Gulang, TK Muslimat Raudlotut Tholibin, serta RA Muslimat Miftahul Ulum Loram Kulon.

Berbeda dari kegiatan lomba pada umumnya, acara ini dikemas dalam bentuk festival atau eksebisi. Konsep tersebut sengaja dipilih agar anak-anak dapat tampil tanpa tekanan kompetisi, sehingga lebih leluasa mengekspresikan diri dan menikmati setiap penampilan.

Meski tidak berorientasi pada kejuaraan, panitia tetap memberikan penghargaan kepada peserta favorit. Bentuk apresiasi tersebut berupa piala, piagam, serta uang pembinaan sebagai bentuk motivasi bagi anak-anak dan lembaga yang berpartisipasi.

Ketua panitia, Raga Riyanto Utomo, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah positif untuk menyalurkan bakat dan minat anak di bidang seni musik, khususnya drumband. Menurutnya, suasana festival yang santai diharapkan mampu membuat anak-anak lebih percaya diri saat tampil.

Sementara itu, Kepala SD 3 Gulang, Roosyunarheni Suryaningsih, S.Pd., menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter bagi anak sejak dini. Melalui kegiatan drumband, anak-anak dilatih untuk disiplin, bekerja sama, serta bertanggung jawab.

“Selain mengembangkan bakat seni, kegiatan ini juga melatih keberanian anak untuk tampil di depan umum. Nilai-nilai seperti kerja sama tim dan pantang menyerah juga bisa ditanamkan melalui drumband,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Gulang, Aris Subhan, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah positif dalam mendukung perkembangan potensi anak di desa.

“Saya merasa bangga karena ini merupakan festival drumband pertama yang diadakan oleh SD di Desa Gulang. Semoga ke depan bisa terus berkembang dan menghadirkan kegiatan yang lebih besar,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala TK Muslimat Raudlotut Tholibin, Munjayanah. Ia menilai konsep festival tanpa perlombaan memberikan ruang yang lebih nyaman bagi anak-anak untuk berekspresi.

“Anak-anak bisa tampil lebih santai tanpa beban. Ini sangat baik untuk melatih kepercayaan diri, kekompakan, serta keberanian mereka,” ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari para siswa yang terlibat. Salah satunya Fasha Dini Amelia, siswa kelas 4 SD 3 Gulang, yang merasa bangga dapat menjadi bagian dari grup drumband sekolahnya.

“Saya senang bisa ikut tampil. Memang agak sulit saat harus bermain sambil berjalan mengikuti formasi, tapi itu juga yang paling menyenangkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan drumband membuatnya lebih disiplin dan bertanggung jawab. Bersama timnya, ia rutin berlatih setiap minggu, dengan porsi latihan yang ditingkatkan menjelang penampilan.

Dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Salah satu wali murid, Harianto, mengaku melihat perubahan positif pada anaknya setelah mengikuti drumband.

“Anak jadi lebih disiplin dan percaya diri. Kami sebagai orang tua tentu mendukung penuh, mulai dari mengantar latihan hingga mempersiapkan kebutuhan saat tampil,” tuturnya.

Dengan adanya festival ini, diharapkan dapat terus mendorong anak-anak untuk berani berkarya serta mengembangkan potensi diri sejak usia dini melalui kegiatan yang positif dan menyenangkan. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :