Full Team 16 Atlet, Woodball Kudus Bidik 3 Medali di Porprov Jateng 2026

oleh -445 Dilihat
Persiapan Atlet Woodball Kudus jelang Porprov Jateng 2026. (Foto: devy)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Target tiga medali dibidik Woodball Kabupaten Kudus pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Tak main-main, tim berjuluk olahraga pemukul bola ini datang dengan kekuatan penuh setelah mengirimkan 16 atlet untuk bertarung di 14 nomor pertandingan.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Woodball Kudus, Pramudya Gatot Sugiarto, mengatakan persiapan atlet terus dimatangkan menjelang pelaksanaan Porprov. Sisa waktu yang tersedia dimanfaatkan untuk memperkuat aspek teknik, fisik hingga mental bertanding.

“Persiapan kami terus dimaksimalkan. Sisa waktu yang ada kami gunakan untuk pemantapan agar atlet lebih siap saat pertandingan,” ujar Gatot, Senin (14/9/2026).

Sebanyak 16 atlet yang dikirim terdiri dari delapan atlet putra dan delapan atlet putri. Mereka dipersiapkan turun dalam 14 nomor, di antaranya single fairway, single stroke, double fairway, double stroke, double stroke mix putra-putri, double mix fairway, double fairway putra-putri, hingga nomor tim.

Dengan komposisi tersebut, Woodball Kudus memasang target satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Target itu diharapkan bisa direalisasikan dengan memaksimalkan peluang dari seluruh nomor yang diikuti.

Bukan Sekadar Mengejar Medali

Bagi Woodball Kudus, Porprov 2026 bukan hanya tentang mengejar medali. Ajang tersebut juga menjadi panggung penting bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang menapaki jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Performa atlet di Porprov nantinya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pemeringkatan atlet serta proses Seleksi Daerah (Selekda) untuk memperkuat tim Jawa Tengah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Artinya, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi atlet Kudus untuk menunjukkan kualitas di hadapan persaingan tingkat provinsi.

Dari sisi kesiapan, latihan fisik dan teknik atlet saat ini telah mencapai sekitar 75 hingga 80 persen. Program latihan terus diarahkan agar atlet memiliki daya tahan dan konsistensi selama pertandingan.

Endurance atau daya tahan menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, atlet juga menjalani latihan speed serta penguatan jantung dan paru-paru.

Kekuatan tangan juga menjadi perhatian melalui latihan hand grip. Sementara untuk memperkuat otot kaki, atlet menjalani latihan squat dan leg day.

Gatot menilai kekuatan kaki memiliki peran penting dalam permainan woodball. Kaki yang kuat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan sehingga konsentrasi atlet tetap terjaga ketika melakukan pukulan.

“Fisik kami fokus pada endurance dan speed. Kekuatan jantung dan paru-paru juga perlu dijaga supaya atlet tetap bugar. Kekuatan tangan dilatih melalui hand grip, tetapi yang utama adalah kaki. Kalau kaki tidak kuat, fokus juga bisa terganggu,” jelasnya.

Senior Mendominasi, Bibit Muda Mulai Bermunculan

Mayoritas atlet Woodball Kudus saat ini berada di rentang usia 20 hingga 30 tahun. Kendati demikian, cabang olahraga ini memiliki batas usia minimal 12 tahun dan tidak menetapkan batas maksimal.

Kondisi tersebut membuat peluang regenerasi atlet terbuka cukup lebar. Bahkan, saat ini sudah terdapat atlet yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Namun, sebagian besar atlet senior telah memiliki pekerjaan dan keluarga. Kondisi itu membuat jadwal latihan intensif disesuaikan dengan aktivitas mereka.

Latihan kemudian dipusatkan pada akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu dan Minggu.

Di tengah persiapan menuju Porprov, persoalan fasilitas masih menjadi pekerjaan rumah. Woodball Kudus hingga kini belum memiliki lapangan khusus atau private yang steril dan cukup luas untuk menunjang latihan secara maksimal.

Padahal, Kudus memiliki rekam jejak prestasi yang cukup menjanjikan di ajang Porprov.

Pada Porprov 2018, Woodball Kudus bahkan mampu melampaui target dengan membawa pulang empat medali emas, dua perak dan empat perunggu.

Sedangkan pada Porprov 2023, Kudus meraih satu medali perak dan empat medali perunggu.

Gatot menilai woodball merupakan cabang olahraga multi-event yang memiliki potensi besar menyumbangkan banyak medali. Karena itu, dukungan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan prestasi.

Mental Jadi Penentu

Selain fisik dan teknik, aspek mental juga menjadi perhatian serius menjelang Porprov.

Menurut Gatot, konsentrasi menjadi salah satu kunci dalam pertandingan. Tekanan dari lawan saat pairing dapat memengaruhi kondisi psikologis atlet.

Tekanan tersebut berpotensi membuat fokus menurun dan berimbas pada ketidakstabilan swing atau pukulan.

Untuk mengantisipasi hal itu, pengurus terus memberikan dukungan moral sekaligus membangun rasa tanggung jawab atlet terhadap tim.

Sementara untuk jangka panjang, Woodball Kudus mulai menyiapkan strategi regenerasi dengan menggandeng sekolah-sekolah di Kabupaten Kudus.

Pengenalan woodball kepada pelajar diharapkan dapat memperluas basis atlet sekaligus menemukan bibit baru sejak usia muda.

Pengurus juga berencana menggelar kompetisi internal secara rutin, salah satunya setiap tiga bulan. Kompetisi tersebut diharapkan memberikan pengalaman bertanding kepada atlet muda sekaligus menjaga motivasi agar tidak jenuh dalam menjalani latihan.

Dengan persiapan yang terus digeber, Woodball Kudus berharap target satu emas, satu perak dan satu perunggu di Porprov Jateng 2026 bisa direalisasikan.

Dalam jangka panjang, Pengkab Woodball Kudus ingin cabang olahraga tersebut terus berkembang dan mampu berbicara di level regional hingga nasional.

Namun, dukungan fasilitas tetap menjadi harapan besar. Keberadaan lapangan khusus dinilai akan membuat pembinaan, persiapan teknis dan mental atlet menjadi jauh lebih optimal.

“Kami berharap woodball Kudus bisa terus berpartisipasi dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional, dan yang paling kami harapkan adalah adanya lapangan khusus agar fokus, mentalitas, serta persiapan atlet ke depan bisa jauh lebih maksimal,” pungkas Gatot. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.