Ganjar Lepas 9.558 Pemudik Gratis Jawa Tengah

oleh

Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 ini kembali mengadakan Kegiatan Mudik Lebaran Gratis Bantuan dari Gubernur Jawa Tengah, Bupati/Walikota se-Jawa Tengah, serta Bank Jateng. Mudik Lebaran gratis ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemprov terhadap warganya yang bekerja pada sektor-sektor informal, seperti pembantu rumah tangga, kuli bangunan, buruh pabrik, pedagang asongan dan pekerjaan informal lainnya di seluruh Jabodetabek.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP didampingi Sekda Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP serta para Bupati/Walikota se-Jawa Tengah melepas 9.558 pemudik asal Jawa Tengah yang diberangkatkan dengan 177 armada bus di Plaza Tugu Api Pancasila Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Minggu (12/7). Ganjar mengatakan pada tahun ini peran serta pemerintah daerah lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Sehingga, jumlah warga yang dapat berangkat mudik gratis pun bertambah.

TRENDING :  Warga Termulus Terima Program Bedah Rumah Tak Layak Huni

“Hari ini busnya tambah. Peran serta Kabupaten/Kota ikut bertambah dari yang biasanya dua sekarang ada yang menyiapkan 15 armada, seperti Karanganyar. Perhatian pemerintah pada rakyatnya semakin tinggi. Saya terus terang bangga dan senang,” kata Ganjar saat memberi sambutan.

Ganjar menyebut kegiatan Mudik Lebaran Gratis ini merupakan arisan khas masyarakat Jawa Tengah karena para bupati/wali kota ikut bergotong-royong agar bisa mengantarkan warganya mudik lebaran.

TRENDING :  Untuk Kelancaran Angkutan Lebaran Kru Bus AKAP Akan Dites Urine

Pada pelaksaan Mudik Lebaran Gratis ini Ganjar juga memberikan evaluasi agar sistem pendaftarannya diperbaiki. Karenanya, dia meminta komunitas-komunitas warga Jawa Tengah di Jabodetabek bisa menginformasikan program mudik gratis lebih awal, agar pemerintah lebih baik lagi dalam melayani warganya.

“Mungkin yang sekarang perlu diperbaiki atau nanti setidaknya ini (program Mudik Lebaran Gratis) dari awal sudah bisa disampaikan kepada masyarakat oleh komunitas-komunitas yang ada. Kalau sistem pendaftaran bisa diperbaiki mungkin akan bisa membantu melayani mereka lebih baik,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Jawa Tengah se-Jabodetabek Prof DR dr Sardjana mengungkapkan jumlah warga Jawa Tengah yang mengikuti Mudik Lebaran Gratis di tahun ini meningkat 8,5 persen dibanding tahun kemarin. Tingginya antusias warga ini tidak lepas dari peran serta pemerintah yang menambah moda angkutan mudik lebaran gratis, tidak hanya dengan armada bus namun juga kereta api. Dirinya bahkan bercanda agar tahun depan Pemprov Jawa Tengah menyediakan armada pesawat.

TRENDING :  Penanganan Listrik Padam Dinilai Lamban, PLN Area Kudus Diminta Tambah Petugas Lapangan

“Di tahun depan kalau bisa armadanya ditambah tidak hanya bus dan kereta api, tapi juga pesawat. Tapi kalau tidak bisa ya tidak apa-apa biar kalau mau mudik pakai pesawat bayar sendiri. Itu membuktikan kesejahteraan warga Jawa Tengah yang merantau,” katanya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :