Geger Penemuan Tengkorak dan Tulang Belulang di Tengah Area Lahan Tebu Gondoharum Kudus

oleh -484 Dilihat
Petugas Inafis Polres Kudus usai melakukan olah TKP saat mengevakuasi kerangka (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Seorang petani tebu di Dukuh Plumbungan, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kudus, menemukan tengkorak dan tulang belulang di tengah lahan tebu.

Petani bernama Mardiono (46), warga Plumbungan, Gondoharum, itu terkejur saat sedang klethek tebu mendapati tulang belulang berserakan di lahan tempatnya bekerja, Sabtu (15/02/2025) pagi.

Klethek tebu adalah kegiatan membuang daun tebu yang sudah tua atau kering. Tujuannya adalah untuk mengurangi serangan hama dan penyakit, memperbaiki sirkulasi udara di kebun, serta memudahkan sinar matahari masuk.

“Sekitar pukul 05.30 WIB, saya mulai klethek tebu dari area paling pinggir. Kemudian saya masuk ke bagian dalam. Sekitar pukul 07.30 WIB, saat berada di tengah lahan, saya menemukan tengkorak,” kata Mardiono di lokasi, Sabtu (15/02/2025).

Setelah menemukan tulang belulang tersebut, Mardiono segera memanggil temannya untuk memastikan temuan itu.

“Bersama Triman, saya kembali ke lokasi penemuan. Dan ternyata benar, ada tengkorak serta banyak tulang belulang lainnya,” ujarnya.

Triman kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT 07 RW II. Bersama warga lainnya, mereka kembali mendatangi lokasi untuk memastikan penemuan itu sebelum akhirnya melapor kepada kepala desa dan Bhabinkamtibmas.

Mardiono menambahkan bahwa terakhir kali ia datang ke kebun tebu tersebut adalah sekitar dua setengah bulan lalu untuk memberi pupuk pada tanaman tebu.

Selain tengkorak, Mardiono juga menemukan beberapa tulang lain di sekitar lokasi. Namun, karena ketakutan, ia tidak berani menyentuhnya lebih lanjut dan segera mencari bantuan.

Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dan aparat desa segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, identitas kerangka manusia tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian guna mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Warga sekitar diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain tengkorak, polisi menemukan kaos hitam bersablon putih dan celana merah yang sudah mulai pudar.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan tulang belulang serta sejumlah barang di sekitar lokasi untuk keperluan penyelidikan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penemuan ini. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.