Gelombang Pemeriksaan Kesehatan Ratusan Bacaleg di RSUD Kudus, Ada dari Luar Kota

oleh -403 Dilihat
Tes psikologi tertulis yang merupakan bagian dari tes jiwa sebagai salah sati item pemeriksaan kesehatan bagi Bacaleg DPRD pada Pileg 2024 di RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Suasana pemeriksaan kesehatan di lantai 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kabupaten Kudus akhir pekan ini terlihat dipadati oleh ratusan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari anggota sejumlah Partai Politik yang ada di Kudus.

Prosedur pemeriksaan kesehatan ini harus mereka lakukan sebagai salah satu persyartan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait melampirkan surat keterangan sehat dari Rumah Sakit dengan parameter tertentu sebagai salah satu syarat wajib bagi peserta Pemilu legislatif 2024.

Menurut Pelaksana tugas Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Mustiko Wibowo, Hingga akhir pekan kemarin tercatat sudah sebanyak 270 bacaleg menjalani tes pemeriksaan kesehatan baik dari Kudus maupun Jepara yang sebagian besar dikoordinir oleh pengurus partainya masing-masing.

Pelaksana Tuga Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Mustiko Wibowo (Foto: YM)

“Pelaksanaan tes kesehatan sudah kami laksanakan sejak Sabtu (29/4) setelah ada beberapa partai politik yang bersurat untuk mengurus surat keterangan sehat sebagai syarat pendaftaran sebagai calon anggota DPRD Kudus pada Pemilu 2024,” Ujar Mustiko saat ditemui disela-sela pemeriksaan kesehatan, Sabtu (06/05/2023).

Khusus untuk pemohon pemeriksaan kesehatan bagi kalangan Bacaleg, pihaknya sengaja memisahkan lokasi pemeriksaan kesehatan dengan masyarakat umum yakni terkonsentrasi di lantai 3, karena disamping mereka datang secara berombongan, juga terkait jumlah item pemeriksaan tertentu agar mudah dalam step pemeriksaan dan koordinasi.

“Pelayanan cek kesehatan ini terbuka untuk umum dan tidak hanya melayani dari Kabupaten Kudus, juga melayani bacaleg dari luar daerah sekitar. Akan lebih baik bila sebelumnya berkirim surat dahulu dengan melampirkan nama-nama bacaleg yang akan diperiksa kesehatannya, sehingga kami lebih mudah mempersiapkan infrastruktur pemeriksaan, akomodasi dan koordinasinya,” kata dia.

Menurutnya, item pemeriksaan diantaranya yakni kesehatan jiwa , tes laboratorium bebas Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA-red) juga mereka ada tes tulis sebagai bagian dari tes kejiwaan.

“Satu paket pemeriksaan kesehatan dengan jumlah parameter tersebut sesuai tarif adalah sebesar Rp 535.000 per orang,” terangnya.

Hingga saat ini, parpol yang sudah mengajukan permohonan surat keterangan sehat, yakni Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, PKS, Partai Golkar, Partai Hanura, dan PSI.

“Masing-masing partai politik mengirimkan jumlah bacaleg yang berbeda-beda hingga sebanyak 45 bacaleg setiap parpol peserta. Bahkan pihak kami RSUD tetap melayani pelayanan kesehatan bagi bacaleg yang berhalangan hadir pada hari pemeriksaan yang telah dijadwalkan dengan cara menjadwalkan ulang sesuai dengan permintaan waktu yang diharapkan,” terangnya.

Sejauh pemeriksaan yang pihaknya lakukan masih terpantau aman semua. Artinya, semua Bacaleg dalam keadaan sehat dan terbebas dari pengaruh obat-obatan yang dilarang. 

Saat disinggung banyaknya caleg dari luar Kabupaten Kudus yang memilih memeriksakan kesehatan di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Mustiko menyebut mungkin terkait tarif yang lebih murah.

“Dari informasi petugas kami saat memeriksa kesehatan para bacaleg yang datang dari luar Kudus, katanya tarif kami lebih murah dan prosesnya pemeriksaan hasilnya cenderung lebih cepat. Secara umum, prosedurnya sama, di mana hasil pemeriksaan kesehatan masuk dalam rekam medis rumah sakit.” tutur mantan Kepala Puskesmas Ngembal Kulon, Kudus ini.

Ketua DPC Partai Demokrat Kudus, Mardijanto mengatakan, dari 45 Bacaleg yang diusulkan, 42 di antaranya bisa mengikuti tes kesehatan pada hari ini. Sisanya bakal melaksanakan tes yang sama pada Senin yang akan datang. 

Dia memastikan, khusus Bacaleg dari Partai Demokrat Kudus, semua biaya tes kesehatan yang mereka lakukan ditanggung oleh DPC 100 persen tanpa ada mahar politik.

Ketua Partai Demokrat Kudus Mardijanto yang membawa serta 42 orang anggotanya para Bacaleg memeriksakan kesehatan serentak di RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: YM)

Disinggung terkait target capaian pada pemilu legislatif di depan, Mardijanto mengaku optimistis karena dia memiliki 50 persen caleg yang dinilainya potensial untuk bisa raih kursi di parlemen.

“Minimal pada periode depan nanti Partai Demokrat bisa membentuk fraksi sendiri di DPRD. Dengan target 5-6 kursi dewan perwakilan rakyat pada Pileg 2024 mendatang. Untuk kuota caleg perempuan, dari target 30 persen justru tercapai 40 persen.” tandas dia. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.