Gelombang Tinggi, Tak Surutkan Nelayan Juwana Mengarungi Lautan

oleh -1297 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Berjuang untuk hidup, sejumlah nelayan di Pelabuhan Juwana tetap nekat melaut untuk mencari ikan. Meski, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat sudah menghimbau kepada para nelayan, untuk tidak melaut dahulu hingga gelombang tinggi mereda pada 3 Desember nanti.

Diketahui, hingga saat ini ada sebanyak 10 kapal nelayan yang melaut, meski diperkirakan ombak sedang tinggi-tingginya. Data tersebut berdasarkan dari Pelabuhan Perikanan Pantai Bajumulyo, Juwana.

“Hari ini ada lima kapal yang nekad melaut. Kemarin juga sudah ada lima. Tetapi, kami tetap meminta mereka untuk membuat surat pernyataan,” terang Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha, Drianto Widiatmoko, Selasa (28/11/2017) kemarin.

Sebelumnya, pihak PP Bajumulyo juga sudah memberikan peringatan, baik secara tertulis yang dipasang di papan pengumuman, maupun secara lisan. Hanya saja, peringatan itu nampak tidak diindahkan para nelayan.

Padahal, tinggi gelombang di Laut Jawa mulai dari Senin (27/11/2017) hingga hari ini, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Menurutnya, posisi gelombang itu lebih tinggi dibandingkan di Perairan Selatan Kalimantan yang hanya 1, 25 hingga 2,2 meter.

“Gelombang tinggi ini kan sangat berbahaya bagi keberadaan nelayan yang melaut. Tetapi, kadang mereka mempunyai cara-cara tersendiri untuk mengatasi tinggi gelombang itu, sehingga mereka tetap melaut,” ungkapnya. (Wr)

No More Posts Available.

No more pages to load.