Gotong Royong Warga Sukseskan Puncak Buka Luwur Kanjeng Kyai Telingsing di Kudus

oleh -563 Dilihat
Semangat gotong royong warga dalam menyiapkan acara Buka Luwur Kanjeng Kyai Telingsing di Desa Sunggingan, Kudus. (Foto: Alex/isknews.com)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama di balik suksesnya puncak tradisi Buka Luwur Kanjeng Kyai Telingsing di Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kudus, Senin (29/6/2026) malam.

Sejak pagi, warga bergotong royong menyiapkan berbagai kebutuhan acara. Mulai dari penataan lokasi, kebersihan lingkungan, hingga penyambutan tamu dilakukan secara bersama-sama.

Kebersamaan itu terus terlihat saat Pengajian Umum digelar di kawasan Makam Kanjeng Kyai Telingsing.

Masyarakat dari berbagai kalangan hadir untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhidmatan.

Suasana religius semakin terasa ketika Grup Hadroh An-Nawal Arif melantunkan sholawat pembuka.

Lantunan sholawat diikuti jamaah yang memenuhi area kegiatan sehingga menghadirkan suasana hangat dan penuh kekhusyukan.

Pengajian kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH Abdul Idham Kholik.

Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat meneladani Kanjeng Kyai Telingsing sebagai ulama penyebar Islam yang memadukan dakwah dengan seni ukir serta berperan dalam sejarah pembangunan Masjid Menara Kudus.

Menurutnya, dakwah yang dilakukan Kanjeng Kyai Telingsing mampu menyatukan nilai agama, budaya, dan kehidupan masyarakat.

“Kehadiran kita malam ini bukan sekadar menghadiri tradisi, tetapi mengambil pelajaran dari perjuangan Kanjeng Kyai Telingsing dalam berdakwah dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Di balik kelancaran acara, puluhan warga bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka saling berbagi tugas agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Sebagian warga menyiapkan konsumsi, sementara lainnya mengatur parkir, menjaga kebersihan, serta membantu tamu yang datang.

Personel Banser, Linmas, dan Kepolisian turut bersinergi mengamankan jalannya kegiatan.

Kolaborasi tersebut membuat seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah meluangkan tenaga, waktu, dan pikiran demi menyukseskan tradisi tahunan itu.

Menurutnya, Buka Luwur Kanjeng Kyai Telingsing tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persaudaraan dan budaya gotong royong masyarakat.

Tradisi yang terus dilestarikan itu menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat Kudus.

Semangat guyub rukun yang diwariskan para leluhur diharapkan terus terjaga dan menjadi teladan bagi generasi mendatang. (Alex)

No More Posts Available.

No more pages to load.