GP Ansor Pati Sikapi Gerakan Bernuansa Kebencian

oleh -2821 Dilihat
GP Ansor Pati Sikapi Gerakan Bernuansa Kebencian
Foto: Wakil Ketua PC GP Ansor Pati Naufar Yazid didampingi Kasatkorcab Banser X-7 Pati, Arbain melakukan konferensi pers, Senin (27-08-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Munculnya gerakan di sejumlah daerah berkait isu Pilpres yang digaungkan dengan nuansa kebencian menjadi keprihatinan masyarakat di Pati. Karena itu, sejumlah pihak berharap kepolisian untuk dapat mendeteksi dini gerakan seperti itu agar tidak merambah Bumi Mina Tani.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati Naufar Yazid, Senin (27-08-2018). Pihaknya menginginkan situasi Pati yang kondusif dan penuh kerukunan tidak terkoyak akibat provokasi kalangan tertentu.

“Kami mengajak semua pihak dan mendorong kepolisian untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Deteksi dini dan tindakan tegas atas indikasi gerakan yang mengarah pada ajakan untuk melakukan ujaran kebencian dan provokasi ketidaksenangan terhadap kelompok lain perlu dikedepankan,” ujarnya di hadapan awak media.

Sejauh ini, lanjut dia, iklim kerukunan di Pati telah terjalin baik. Karena itu, tidak sepatutnya jika dikoyak dengan gerakan atau kegiatan yang justru merusak kebersamaan dan keharmonisan masyarakat yang beragam.

“Kebinekaan merupakan keniscayaan. Jadi, keragaman itu sudah sepantasnya dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan dan kemajuan bangsa. Bukan sebaliknya, diganggu dan dirusak untuk kepentingan kelompok kecil, atau bahkan bernuansa politis,” tandasnya.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) X-7 Pati Arbain menyatakan, pihaknya bakal lebih meningkatkan sinergitas dengan kepolisian dan TNI. Upaya itu agar ancaman provokasi memecah masyarakat sekecil apa pun dapat diantisipasi.
Dia juga menyatakan, Ansor dan Banser akan turun di garda terdepan jika terdapat gerakan provokasi yang ingin mengubah sistem negara dengan ideologi selain Pancasila. Karena gerakan seperti itu sama artinya mengubah bentuk negara.

“Bagi kami Pancasila ideologi final dan NKRI harga mati. Kalau ada yang mencoba mengusik itu, maka kami tidak tinggal diam,” tegasnya.

Arbain menginstruksikan kepada kader Banser di Pati untuk lebih merapatkan barisan dan tidak bertindak sendiri-sendiri berkait fenomena yang berkembang. Tindakan akan ditempuh jika diperlukan melalui kajian matang.(IN/WH)

No More Posts Available.

No more pages to load.