Gubernur Ganjar Kunjungi Gereja Tinjau Perayaan Natal 2015

oleh -981 kali dibaca

Semarang – Lantunan pujian yang dinyanyikan sekelompok paduan suara mengalun lembut dan menumbuhkan rasa damai di seluruh ruangan Gereja Katedral Kota Semarang, Kamis malam (24/12). Cahaya kedap-kedip dari pohon-pohon Natal di sudut ruangan, menambah kekhusukan Misa Malam Natal 2015.
Sementara itu, suasana di luar gereja, puluhan petugas dari Polda Jateng dan masyarakat umum, seperti pelajar, anggota Pramuka, serta organisasi masyarakat dan keagamaan terlihat sigap dan semangat menjaga keamanan lingkungan gereja dari berbagai bentuk ancaman yang mengganggu pelaksanaan Natal.

Beberapa menit setelah Misa Malam Natal selesai, suasana di halaman gereja mendadak menjadi riuh. Ratusan jemaat yang bersiap meninggalkan ruangan gereja menjadi urung setelah melihat Gubernur Jateng, H Ganjar Pranowo SH MIP memasuki ruang utama gereja.

Kedatangan gubernur dalam rangka meninjau perayaan Natal 2015 ke sejumlah gereja di Semarang. Antara lain Gereja Blenduk, JKI Injil Kerajaan di Kompleks Grand Marina, PIB Imanuel Blenduk, dan Gereja Keluarga Admodirono. Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu disambut hangat oleh para jemaah.

Mengenakan kemeja dan celana putih, gubernur didampingi Sekda Jateng Dr Ir Sri Puryono KS MP, Wakapolda Brigjen Pol Musyafak, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Jateng, menyalami, menyapa, dan berbincang dengan beberapa jemaat.

“Kami berkeliling ke beberapa gereja. Pada malam ini kami, semua datang untuk ikut berbahagia dan ingin menyampaikan selamat Natal, selamat berbahagia, dan salam buat kelurga anda di rumah,” ucap gubernur kepada jamaah Misa Malam Natal di Gereja Blenduk.

Selain di PIB Imanuel Blenduk, ucapan serupa juga disampaikan di setiap gereja yang dikunjungi. Menurutnya, perayaan Natal merupakan momen berbagi kebahagiaan sekaligus menyampaikan sukacita antarberbagai elemen masyarakat. Segala kebhinekaan atau perbedaan menjadi lebur dan semua hidup rukun dan damai.

Perayaan Natal yang hanya selang sehari dari peringatan Maulud Nabi Muhammad di Jateng berjalan lancar, aman, dan damai. Kata gubernur, hal itu karena toleransi antarumat beragama di Jateng terjaga dengan baik. Umat nasrani mengucapkan selamat Maulud Nabi begitupun sebaliknya, umat muslim menyampaikan selamat Natal.

“Sampai Misa Malam Natal ini, Jateng aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ancaman teror atau bentuk kerusuhan lainnya. Perayaan Natal di Jateng adalah cermin kebhinekaan dan kebersamaan di Jateng,” katanya.

Ia menjelaskan, ketika umat Kristiani sedang melaksanakan Misa Malam Natal, tidak sedikit polisi wanita (polwan) berhijab membantu menjaga keamanan di sekitar gereja. Ini merupakan salah satu bentuk toleransi antarumat beragama di Jateng.

KOMENTAR SEDULUR ISK :