Kudus, isknews.com – Ratusan anggota keluarga besar Bani H. Abdul Hamid menggelar kegiatan halal bihalal di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kudus, pada Rabu pagi (25/3/2026). Acara tahunan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga lintas generasi.
Tuan rumah kegiatan, H. Abdul Rouf, menjelaskan bahwa halal bihalal tersebut diikuti sekitar 300 anggota keluarga yang mayoritas berasal dari Kudus dan Jepara. Meski demikian, ada pula anggota keluarga yang berdomisili di luar daerah seperti Malang, namun belum dapat hadir.
“Yang hadir hari ini kurang lebih 300 orang, khusus dari Bani. Sebagian besar dari Kudus dan Jepara, ada juga yang dari luar kota, tapi belum semuanya bisa datang,” ujarnya.
Ia menambahkan, tradisi halal bihalal ini telah berlangsung selama kurang lebih 25 tahun dan dilaksanakan secara bergiliran antar anggota keluarga. Sistem tersebut dilakukan agar seluruh keluarga besar tetap terhubung dan saling mengenal satu sama lain.
“Sudah sekitar 25 tahun berjalan dan dilakukan secara bergiliran. Harapannya supaya silaturahmi tetap terjaga dan keluarga tetap saling mengenal,” jelasnya.
Untuk pembiayaan kegiatan, H. Abdul Rouf menyebutkan bahwa seluruh kebutuhan acara berasal dari iuran bersama anggota keluarga. Setiap orang dikenakan iuran sebesar Rp10 ribu, meskipun total biaya kegiatan mencapai lebih dari Rp10 juta.
“Biayanya dari urunan, per kepala Rp10 ribu. Tapi total kebutuhan memang lebih dari Rp10 juta, jadi ada tambahan dari tuan rumah dan juga bantuan dari saudara-saudara,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, tuan rumah juga turut menyediakan berbagai kebutuhan acara, mulai dari konsumsi hingga perlengkapan lainnya. Sementara itu, tausiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh penceramah asal Gebog, K. Imam Fatoni.
Kegiatan halal bihalal berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Selain menjadi momentum saling memaafkan pasca Idulfitri, acara ini juga diharapkan terus berlanjut sebagai wadah memperkuat ikatan keluarga besar Bani H. Abdul Hamid. (AS/YM)






