Harga Ayam dan Entok Naik Jelang Lebaran, Permintaan Tetap Tinggi

oleh -291 Dilihat
Suasana transaksi ayam kampung dan entok di Kudus, penjual sibuk melayani permintaan pembeli yang meningkat. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, harga ayam dan entok di sejumlah titik di Kudus mengalami kenaikan. Meski demikian, minat masyarakat untuk membeli tetap tinggi karena kebutuhan tradisi Lebaran. Salah satu diantaranya titik penjualan ayam di sekitar tugu Wergu Kudus.

Agus, seorang penjual sekaligus peternak asal Desa Rendeng, saat ditemui media ini mengungkapkan bahwa harga entok saat ini berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per ekor, tergantung ukuran.

Untuk entok sekarang mulai Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, tergantung besar kecilnya,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (20/3/2026).

Sementara itu, harga ayam juga mengalami penyesuaian. Untuk ayam jantan dijual sekitar Rp170 ribu per ekor, sedangkan ayam betina berada di kisaran Rp100 ribu. Selain itu, ayam kategori babon besar dipatok sekitar Rp120 ribu, dan babon kecil sekitar Rp100 ribu per ekor.

Kenaikan harga tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat. Banyak pembeli tetap berburu ayam kampung dan entok karena dinilai memiliki kualitas daging yang lebih gurih dibandingkan ayam potong biasa.

Selain faktor rasa, tradisi memasak opor ayam kampung juga menjadi alasan utama tingginya permintaan. Hidangan ini telah lama menjadi sajian khas saat Lebaran dan dianggap sebagai simbol kebersamaan serta kemakmuran.

Bagi sebagian keluarga, kehadiran opor ayam kampung di meja makan menjadi hal yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Bahkan, ada pula yang membagikan masakan tersebut kepada kerabat dan tetangga sebagai wujud berbagi kebahagiaan.

Tingginya permintaan ini pun membawa berkah bagi para pedagang dan peternak. Mereka berharap momentum Lebaran dapat meningkatkan pendapatan dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :