Harga Gula Pasir Meroket, Dinas Perdagangan dan Polres Kudus, Sidak Pasar Kliwon

oleh

Kudus, isknews.com – Mengantisipasi lonjakan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional beberapa pekan ini. Satgas Pangan yang merupakan tim gabungan antara Polres dan Dinas Perdagangan Kudus menggelar sidak pangan, di Pasar Kliwon Kudus, Kamis (05/03/2020).

Sidak yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres, AKP Rismanto bersama Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti, menyambangi sejumlah kios sembako dan sayuran dan menanyakan terkait harga barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.

Menurut Wati (55 tahun) pedagang kelontong di Pasar Kliwon mengatakan, saat ini yang paling besar kenaikannya adalah gula pasir.

“Untuk gula pasir terjadi kenaikan harga sejak sepekan ini. Dan Rabu kemarin harga sudah mencapai Rp. 16.200 /kg dari kulakan. Kemudian kami menjual dengan harga eceran sebesar Rp. 17.000 per kilogram,” katanya.

TRENDING :  Kunjungi Lokasi Banjir Kesambi, Ganjar Pranowo: Normalisasi Saja Tak Cukup, Perlu Perbaikan Lingkungan

Sedangkan untuk harga bawang merah lanjut Wati juga mengakui ada kenaikan serta dihargai Rp. 32.000/kg dari sebelumnya Rp. 30.000/kg.

“Bawang putih dihargai Rp. 40.000/kg. Sedangkan harga telur mengalami naik turun harga. Dari sebelumnya Rp. 220.000 per 10 Kg kini menjadi Rp. 233.000 per 10 kg,” tuturnya.

Pedagan yang lain Sutami, mengatakan gula pasir yang paling signifikan mengalami kenaikan harga.

Sidak Tim Gabungan untuk mengetahui dinamika harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kudus (Foto: YM)

“Dari sebelumnya hanya Rp. 1.500.000 per kwintal kini menjadi Rp. 1.800.000 per kwintal. Bila dijual eceran dihargai Rp. 17.000 per kg,” terang dia.

Beras juga mengalami kenaikan. Masih kata Sutami, untuk stok barang pokok seperti gula tercukupi, hanya saja terjadi kenaikan secara signifikan. Kenaikan harga gula ini imbuh dia, membuat permintaan menjadi turun.

TRENDING :  Galian C Ilegal di Klumpit Resmi Ditutup, Kasatreskrim Perintahkan 3 Alat Berat Di Lokasi Ditahan

Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti mengatakan dari hasil sidak pangan ini khusus untuk gula pasir stok banyak dan pedagang juga tidak mengalami kesulitan untuk kulakan serta tidak ada kelangkaan. Untuk itu kata Sudiharti, pihaknya akan mencari tahu penyebab pasti harga gula pasir yang terus melambung ini.

“Biasanya, kenaikan barang dipicu oleh kelangkaan barang tertentu. Namun  untuk gula pasir ini,  tidak ada kelangkaan tetapi harga terus naik . untuk itu kami bersama dengan Polres akan melakukan pengecekan digudang – gudang gula yang ada di Kudus,” teraang Sudiharti.

Senada dengan Sudiharti, Kasatreskrim Polres Kudus AKP Rismanto mengatakan pihaknya yang juga bagian dari satgas pangan akan mencari penyebab harga – harga barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan khususnya adalah harga gula pasir.

TRENDING :  Kelompok Makanan Sumbang Deflasi Terbesar Maret 2017

“Padahal dari keterangan para pedagang, stok cukup dan barang tersedia. Nanti bersama dengan Dinas Perdagangan akan melakukan pengecekan digudang gula untuk melihat langsung kondisinya,” ujar AKP Rismanto.

Sekaligus itu untuk mengetahui berapa harga gula dari gudang atau distributornya.

“Apakah memang harga gula pasir dari pabriknya naik atau tidak. Bila bisa distabilkan harganya, maka pihaknya tentu meminta agar harga gula bisa diturunkan. Karena masyarakat juga akan menjadi terbebani dengan kenaikan harga gula yang terus – menerus,” tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :