Kudus, isknews.com – Kasus pasien terkonfirmasi positif akumulasi total hingga hari ini alami penambahan menjadi 12 orang, setelah bertambah 2 orang hasil uji swabnya dinyatakan positif. Salah seorang pasien yang hasil uji swabnya terkonfirmasi positif dari Kecamatan Kaliwungu Kudus, pasien tersebut sudah meninggal saat masih dinyatakan PDP beberapa hari lalu.
Sedangkan seorang lagi adalah pasien asal Kecamatan Dawe yang sempat diperbolehkan pulang, namun ternyata hasil uji swabnya dinyatakan positif, sehingga yang bersangkutan dibawa kembali ke rumah sakit untuk di rawat di ruang isolasi khusus.
Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, dr Andini Aridewei mengatakan, Kasus di Kecamatan Kaliwungu adalah seorang laki-laki, usia 31 tahun sebelumnya datang ke RS Kumala Siwi tanggal 15 April 2020 dengan penyakit penyerta. Sudah di swab tetapi kondisi pasien tersebut memburuk dan meninggal.
“Hasil swab keluar pada tanggal 21 April 2020 dan dinyatakan positif. Pasien mempunyai riwayat perjalanan dari Jepara,” ujarnya, Rabu (22/04/2020).
Sedangkan kasus kedua, seorang wanita 36 tahun. Datang ke RS Aisiyah tanggal 12 April 2020 dan dilakukan tindakan curettage. Tanggal 14 April 2020 masuk ruang isolasi dan diperbolehkan pulang tanggal 17 April 2020.
“Hasil swab keluar tanggal 21 April 2020 dan dinyatakan positif. Pasien sekarang dilakukan perawatan di RS Aisiyah kembali. Suami penderita sebagai salah satu kontak erat, karena menunjukan gejala sesak, yang bersangkutan juga dirawat di RS Aisiyah,” terang Andini.
Total di Kudus terdapat 12 kasus Positif COVID-19. Dengan rincian, 8 pasien dari dalam wilayah dan 4 pasien dari luar wilayah. Dari 8 pasien dalam wilayah, 3 dinyatakan Positif dan sedang dirawat, 2 sembuh, dan 3 meninggal. Sementara untuk 4 pasien luar wilayah, 2 dinyatakan Positif dan sedang dirawat, 2 sembuh, dan tidak ada yang meninggal.
“Hingga hari ini, terdapat 40 OTG, 158 ODP masih dipantau, dan 97 PDP dengan rincian sebanyak 69 PDP berasal dari dalam wilayah dan sebanyak 28 PDP berasal dari luar wilayah,” ungkapnya.

Dari 69 PDP dalam wilayah, sebanyak 27 PDP dirawat, 1 PDP dirujuk, 28 PDP pulang sehat, dan 13 PDP meninggal. Dari 28 PDP luar wilayah, sebanyak 5 PDP dirawat, 1 PDP dirujuk, 17 PDP pulang sehat, dan 5 PDP meninggal.
Selain itu, hingga Rabu (22/4) Pukul 13.00 WIB, jumlah total warga Kudus yang dikarantina sebanyak 100 orang.
“Sebanyak 66 orang dikarantina di Rusunawa Bakalan Krapyak dan 24 orang dikarantina di Balai Diklat Sonya Warih Menawan. Rata-rata dari mereka pulang dari kawasan zona merah,” pungkas Andini. (YM/YM)










