HUT PR Sukun, Plt. Bupati Kudus Berikan Apresiasi

oleh

KUDUS,ISKNEWS.COM – PR Sukun menggelar pengajian umum dalam rangka memperingati HUT PR Sukun ke-72 dan Peringatan Tahun Baru 1441 H. Penceramah kondang asal Bojonegoro, K.H. Anwar Zahid dihadirkan di Kota Kretek dalam pengajian tersebut. Kehadirannya disambut oleh ribuan masyarakat yang memadati area Masjid Taqwa Ngemplak, Gondosari, Selasa (10-09-2019) malam. Tak terkecuali, Plt Bupati Kudus H.M. Hartopo yang hadir secara pribadi dengan didampingi unsur Forkompinda Kudus.

Dalam sambutannya, H.M. Hartopo sangat mengapresiasi PR Sukun yang telah banyak berkontribusi untuk Kabupaten Kudus selama 72 tahun. Menurutnya, PR Sukun telah menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Kudus pada khususnya. Selain itu, PR Sukun juga peduli dengan masalah lingkungan hidup dan pada bidang olahraga sebagai pencetak atlet.

“PR Sukun telah memberikan kontribusi dan lapangan kerja untuk masyarakat Kudus. Memberikan kontribusi yang sangat luar biasa dalam menjaring atlet olahraga. Sangat bermanfaat untuk masalah bina lingkungan, lapangan kerja, dan selama ini kontribusi PR Sukun secara riil dan bisa kita rasakan bersama” terangnya..

TRENDING :  USBN Tingkat SMA MA Digelar Serentak

Diharapkan, program dan kontribusi yang telah berjalan pada PR Sukun dapat terus dipertahankan. Seperti yang diketahui, saat ini PR Sukun berada di bawah manajemen Direksi generasi ketiga.

H.M. Hartopo percaya jika manajemen PR Sukun semakin baik pada tiap generasi Direksi. “Harapan kami, kedepan Sukun yang diteruskan generasi yang akan datang punya manajeman yang semakin baik. Sukun sangat luar biasa, sekarang bahkan merambah ke pentas global atau dunia,” katanya.

TRENDING :  Puluhan Penyandang Difabel Kudus Semangat Ikuti Pelatihan Internet

Bertepatan dengan awal tahun Hijriah, Plt. Bupati mengajak masyarakat untuk mengisi Bulan Muharam ini dengan muhasabah atau introspeksi diri. Apa yang menjadi kesalahan pada tahun 1440 H lalu, diminta untuk dijadikan suatu pelajaran dalam mawas diri. Dalam hal ini, H.M. Hartopo mencontohkan perjuangan Rasulullah ketika hijrah dari Makkah ke Madinah.

“Dalam bulan muharrom, kita harus bisa muhasabah dan intropeksi diri. Tahun kemarin jika terdapat kekurangan, baik berorganisasi, pekerjaan, dan pergaulan, maka kedepan tahun 1441 H bisa selalu introspeksi diri, Contohnya hijrahnya Rasulullah. Kurang lebihnya adalah mencari kehidupan yang lebih baik dalam waktu itu perjalanan dari Makkah ke Madinah, kita renungi bersama perjuangan Rasulullah,” tuturnya.

TRENDING :  Sudah Setahun Belum Cair Warga Rahtawau dan Menawan Tanyakan Bantuan Bedah Rumah

Pada kesempatan ini, Anwar Zahid mengajak para jamaah untuk selalu berusaha memperbaiki diri. Karena pada hakikatnya, manusia adalah mahluk yang bertugas untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan. Ia menjelaskan, perbaikan pada diri manusia tak hanya dilakukan di luarnya saja, melainkan perbaikan akhlak menjadi yang utama. Ibarat sebuah rumah, ketentraman di dalam rumah tangga lebih penting daripada kemegahan bangunan rumah itu sendiri.

“Soalnya manusia itu punya watak jahat yang harus diperangi. Suka berdandan luarnya tapi kurang suka memperbaiki (akhlak) yang didalam. Itulah watak manusia. Serta dalam berdoa kepada Allah SWT, tidak usah minta yang aneh-aneh, mintalah agar menjadi orang yang baik luar dalam,” tuturnya.( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :