IBu Guru Disekap dan Ditodong Gunting, Perampok Bawa Kabur Uang Serta Perhiasan

oleh -419 Dilihat

Kudus, isknews.com – Peristiwa perampokan terjadi di sebuah rumah milik Purwaningsih (48) warga Desa Karangmalang RT 01 RW 03 Kecamatan Gebog, pada sekitar pukul 05.00 usai shalat subuh pagi tadi, Rabu (07/10/2020).

Korban yang merupakan seorang guru di SMPN 2 Gebog, menurut penuturan Yoyok, adik korban, saat terjadinya peristiwa itu Purwaningsih memang sedang tinggal sendirian dirumah karena kedua anaknya sedang ada di luar kota.

“Diduga pelakunya satu orang dan diperkirakan beroperasi pada sekitar pukul 05.00 WIB dengan membawa senjata tajam. Barang yang sempat diambil oleh pelaku adalah uang dan perhiasan, namun saya belum bisa menyebut jumlahnya, karena masih dalam pemeriksaan, ” kata dia kepada wartawan di lokasi, Rabu (07/10/2020).

Sejumlah petugas Inafis Polres Kudus nampak membawa sejumlah temuan alat bukti usai melakukan olah TKP Perampokan di Desa Karangmalang, Gebog, Kudus, Rabu (07/10/2020) Foto: YM.

Yoyok mengatakan korban sempat disekap. Namun beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya barang berharga berupa perhiasan dan uang raib. “Tidak ada yang luka,” ujar Yoyok.

Sri Yuni Karwati, istri Ketua RW III yang saat ditemui awak media sedang berada dilokasi mengatakan, bahwa warganya ini memang tinggal sendiri semenjak suaminya meninggal, korban hidup sendiri karena Kedua anaknya bekerja dan kuliah di luar kota.

“Kadang-kadang anak keduanya sering pulang, tapi ini pas kebetulan di luar kota,” katamn

Menurutnya, pelaku diduga masuk melalui pintu belakang rumah korban, karena dibelakang terdapat pintu besi yang ada teralisnya sehingga mudah dipanjat.

“Menurutnya, dari cerita korban, pelaku menggunakan topeng ala ninja, dan mengancam korban untuk membuka pintu ruangan dan menunjukkan tempat dimana korban menyimpan uang dan perhiasan,” tuturnya.

Selanjutnya pelaku mengikat korban dengan tali rafia dan menutup mulut korban dengan lakban di dalam kamar, setelah itu pelaku membuka kamar dan mengacak-acak isi almari, kemudian pelaku membawa kabur uang dan perhiasan yang ada di dalam almari.

“Sepertinya pelaku sudah merencanakan aksinya, karena dia sudah membawa gunting, lakban dan tali rafia saat melakukan aksinya. Korban seperti pernah mengenali suara pelaku,” kata dia.

Masih menurut Sri Yunikarwati, setelah pelaku kabur keluar rumah korban berusaha membuka tali ikatan di tangan dan mulutnya serta berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Meski tidak mengalami luka yang cukup serius, korban masih trauma dengan peristiwa yang menimpanya tersebut.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kudus AKP Agustinus David membenarkan ada tindak pidana pencurian di Desa Karangmalang. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa dan masih dilakukan pengembangan.

“Untuk kekerasanya, kami cek dulu hasil visumnya nanti. Masih kami dalami penyekapan itu, tapi memang ada beberapa saksi yang bilang disekap, tapi tetap kami harus kroscek terlebih dahulu. Beberapa barang bukti sudah kami amankan, saat ini masih kami selidiki,” tandasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.