Ikuti Regrouping, Siswa SD 1 Adiwarno Pindah Sekolah dengan Pendampingan Wali Kelas

oleh -235 Dilihat
Momen haru saat wali kelas melepas siswa SD 1 Adiwarno yang mengikuti regrouping ke SD 2 Adiwarno, Senin (5/1/2026). Para siswa dilepas dengan pendampingan langsung untuk memudahkan adaptasi di sekolah baru. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan kebijakan regrouping sekolah dasar mulai berdampak pada perpindahan siswa SD 1 Adiwarno ke SD 2 Adiwarno di Desa Hadiwarno Kecamatan Mejobo, Kudus. Dalam proses tersebut, para siswa tidak dilepas begitu saja, melainkan dipindahkan dengan pendampingan langsung dari wali kelas masing-masing guna memudahkan adaptasi di lingkungan sekolah yang baru.

Guru wali kelas VI SD 2 Adiwarno, Surakhmad, mengatakan seluruh pihak sebelumnya telah sepakat agar para siswa mengikuti proses pemindahan sesuai kebijakan regrouping yang ditetapkan. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi terbaik untuk menata administrasi sekaligus meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.

“Jelas, kemarin kami sepakat semua siswa diharapkan hadir ke sini agar administrasinya lebih mudah. Total ada sekitar 23 siswa, sekitar 21 sudah positif pindah, sementara sisanya masih menunggu karena faktor keluarga,” ujar Surakhmad saat diwawancarai, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, siswa yang belum bergabung lantaran orang tua masih mempertimbangkan lokasi sekolah yang paling dekat dengan domisili. Meski demikian, secara umum proses pemindahan berjalan lancar, termasuk penyerahan rapor siswa yang telah dikumpulkan pada Sabtu sebelumnya.

Surakhmad menambahkan, setiap siswa yang pindah akan diantar langsung oleh wali kelas dari sekolah asal dan diperkenalkan kepada wali kelas serta teman-teman barunya di SD 2 Adiwarno.

“Misalnya kelas VI dari SD 1 masuk ke kelas VI di SD 2, itu ditemani wali kelasnya. Setelah diterima, kami perkenalkan agar anak-anak bisa cepat beradaptasi,” jelasnya.

Sementara itu, guru SD 1 Adiwarno yang telah diregrouping, Fakrul Trihidayatullah, menyampaikan bahwa pihak sekolah menerima dan mendukung penuh keputusan yang ditetapkan oleh dinas pendidikan. Meski diakui proses tersebut terasa berat bagi sebagian siswa, kegiatan pemindahan tetap berlangsung kondusif.

“Kami menjalankan keputusan dari dinas. Aktivitas hari ini alhamdulillah berjalan lancar, meski tadi sempat ada perpisahan singkat karena anak-anak akan melanjutkan pembelajaran di tempat yang baru,” ungkap Fakrul.

Ia berharap, melalui regrouping ini para siswa dapat merasa lebih nyaman di sekolah barunya dan proses pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Harapannya anak-anak bisa menerima dengan baik, nyaman, dan pembelajaran ke depan menjadi lebih cerah,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :