Imbauan Orang Tua ke Anak Untuk Bawakan Bekal Makanan Sehat ke Sekolah

oleh
Foto : Cookpad.com

Kudus, ISKNEWS.COM – Pasca terjadinya keracunan makanan yang dialami siswa-siswi SDN 6 Desa Bulungkulon Kecamatan Jekulo, Jumat (2/8/2019) pekan lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengimbau kepada orang tua untuk membawakan bekal makanan sehat untuk anak-anaknya pergi ke sekolah.

“Kita imbau membawa bekal yang sehat dari rumah,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, DKK Kudus, M. Nasiban, saat ditemui awak media dikantornya, Kamis (8/8/2019).

Karenanya, kata Nasiban, membawa bekal makanan ke sekolah menjadi suatu tugas orang tua selain menyiapkan peralatan belajarnya. “Sayang masih banyak anak-anak yang tak membawa bekal sehat itu agar tidak jajan di sekolah,” paparnya.

TRENDING :  Residivis Begal Dibekuk Tim Buser Polres Kudus

Sekalipun anak dibawakan bekal, harus diperhatikan juga bekalnya, misalkan membawa nasi, lauk lengkap dengan sayuran.

Lebih parahnya lagi, banyak pula anak-anak yang tidak membawa bekal ke sekolah dengan alasan kesibukan orangtua yang bekerja.

Orangtua ada yang memilih memberikan uang saku kepada anak dan diharapkan membeli makanan di sekolah. Persoalannya pun bertambah, rata-rata kantin atau pedagang di sekitar sekolah tidak menjual makanan yang benar-benar sehat.

TRENDING :  Berikut Daftar Kode Pos di Kabupaten Kudus

“Alasan klasik kalau orangtua tidak bawakan bekal anak. Kedua orangtuanya sibuk dan tidak sempat masak. Akhirnya anak disuruh jajan di sekolah. Beli makanan nasi uduk, roti, mie goreng dan makanan ringan ber-MSG,” terangnya.

Dampaknya bila orangtua mengabaikan hal ini, status pemenuhan gizi anak akan berkurang. Masalah ini tak hanya dialami oleh orang-orang miskin, mereka yang kaya juga mengalaminya

TRENDING :  KPK Festival Antikorupsi 2014: Lelang Gratifikasi

Sekalinya anak dibawakan bekal berupa makanan tidak sehat. Contohnya gorengan atau junk food yang mudah didapat.

“Anak-anak harus mendapatkan asupan serat yang cukup dari buah dan makanan rendah kalori. Kalau tidak stunting atau obesitas malah dialami anak-anak berbagai kalangan,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :