Ini Pengakuan Pelaku Penodongan di Bajomulyo Juwana

by
Ini Pengakuan Pelaku Penodongan di Bajomulyo Juwana ISKNEWS.COM
Foto: Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantara saat mengintrogasi tersangka pelaku penodongan dan perampasan, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Para pelaku kejahatan selalu mengaku kepepet ketika berhadapan dengan hukum. Hal serupa juga menjadi alasan dua remaja di Juwana yang harus berurusan dengan polisi, karena melakukan penodongan dan merampas barang yang bukan miliknya.

Pelaku berinisial MN (20) warga Desa Kudukeras dan AK (17) warga Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana mengaku kepepet tak memiliki uang, hingga nekat melakukan aksi kejahatan.

“Terdesak karena ndak punya uang. Mau minta uang orang tua ndak enak,” aku MN ketika ditanya Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro saat gelar perkara di mapolsek setempat, Kamis (12-07-2018) kemarin.

TRENDING :  Laka Karambol di Jalan Juwana - Batangan

Pelaku pun mengakui jika perbuatan tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Dari pengakuannya pula dikatakan jika perbuatan tersebut baru pertama dilakukan, dengan sasaran secara asal.

“Baru sekali ini. Sasaran ya ndak milih-milih. Asal saja, “ ujarnya.

TRENDING :  Diserang Nyamuk Warga Desa Langenharjo Mengeluh
Ini Pengakuan Pelaku Penodongan di Bajomulyo Juwana ISKNEWS.COM
Foto: Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantara saat mengintrogasi tersangka pelaku penodongan dan perampasan, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Dalam melakukan aksinya, kedua pelaku memilih melakukannya pada saat malam hari. Sedang calon korban dipilih sepasang muda mudi yang sedang berada di tempat sepi. Dengan membawa sebilah golok, pelaku mengancam korban agar menyerahkan benda berharga yang mereka miliki.

TRENDING :  Antisipasi Penyelewengan DD, Jaksa Bina Ratusan Kepala Desa

KOMENTAR SEDULUR ISK :