Ini Sikap MUI Jepara Terkait Krisis di Masjid Al Aqsha Palestina

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Krisis yang terjadi di Masjid Al Aqsha, Palestina mengundang keprihatinan sejumlah pihak, utamanya umat Islam di Indonesia. Korban akibat aksi tersebut bergelimpangan menyisir segala usia, mulai dari kalangan orang tua, pemuda, kaum perempuan bahkan anak-anak.

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris MUI Kabupaten Jepara Qutub Izziddin, Lc saat membacakan taushiyah Ketua MUI Kabupaten Jepara Dr. H. Mashudi, M.Ag dihadapan ribuan jamaah Istighotsah Mujahadah di Pendapa Kabupaten, Rabu (25/7/2017) malam.

Keinginan melakukan ibadah di Masjidil Aqsha senantiasa dibawah tekanan tentara bersenjata bahkan selalu dipantau dengan terpasangnya alat detektor. Dari aksi itulah MUI Kabupaten Jepara menyampaikan salah satu tausiyahnya nomor 016/TSH/DP-K/C/XIII-33/VII/2017, tentang keprihatinan masyarakat Jepara terhadap konflik di Masjid Al-Aqsa di Palestina.

TRENDING :  Wabup Salurkan Bantuan Rumah Roboh

“Dari aksi itulah kita semua melihat telah terjadi pelanggaran hak asasi manusia, seperti hak untuk hidup dengan bebas, hak untuk beribadah sesuai dengan keyakinan, hak untuk bermuamalah sesuai dengan tuntunan syariat, hak untuk hidup dengan keteduhan hati, rohani dan jasmani,” kata Mashudi.

Berangkat dari kondisi tersebut sesuai dengan fungsi ijabiyah dan irsyadiah (pencerahan dan memberi jawaban positif) nya. Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jepara men-tausiyah-kan dua hal, yakni membaca Qunut Nazilah dan membangun persatuan dan kesatuan.

TRENDING :  Peringatan Hari Raya Waisak Di Rahtawu: Umat Budha Diharap Wujudkan Brahmavihara

“Menyerukan kepada umat Islam di Kabupaten Jepara untuk membaca Qunut Nazilah dalam setiap shalat lima waktu, dan doa-doa lainya, untuk keselamatan dan perlindungan saudara-saudara kita muslimin muslimat di Palestina dan negara timur tengah lainnya. Mengajak kepada kita semua yang hidup di alam merdeka ini untuk senantiasa bahu-membahu memelihara persatuan dan kesatuan sesama warga bangsa,” ujarnya.

Selain Sekretaris MUI Kabupaten Jepara, hadir dalam kegiatan Istighosah Mujahadah ke-79 yang diselenggarakan Pemkab Jepara, Bupati Jepara KH. Ahmad Marzuqi, SE.,Ketua Pengadilan Agama Jepara Drs. H. Imam Syafi’i, M.H., beserta jajaran forkopinda lainnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ir. Sholih, MM., dan pimpinan OPD di jajaran Pemkab Jepara dan Ketua umum MUI Kabupaten Jepara Dr. H. Mashudi, M.Ag.

TRENDING :  Puluhan Anak Khitan Massal di Pundenrejo

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Jepara, untuk bersama-sama bergandeng tangan menjaga persatuan dan kesatuan di daerah. “Persatuan dan kesatuan sangat penting untuk memajukan daerah,” tuturnya.

Melalui kegaitan baik ini, Marzuqi mengharapkan semua pihak saling menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Jepara ini juga tertata dengan baik. “Dengan semangat persatuan dan kesatuan, pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah akan berjalan dengan baik,” tambah Bupati Jepara. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Comments are closed.