Jadi Daerah Rawan Bencana, Pemkab Pati dan Relawan Siaga Penuh

oleh -339 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Menduduki urutan ke 153 tingkat kerawanan bencana alam di skala Nasional, pihak terkait Bumi Mina Tani bersatu padu menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam. Mengingat, bulan Desember merupakan puncak intensitas hujan yang berpotensi memicu bencana.

“Kabupaten Pati merupakan peringkat ke 11 dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, serta urutan 153 di tingkat nasional, sehingga kesiapsiagaan mutlak dilakukan,” jelas Bupati Pati, Haryanto dalam apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Alun-alun Simpang Lima Pati, Senin (11/12/2017).

Apalagi, lanjut dia, berdasarkan BMKG pada bulan Desember 2017 hingga Januari 2018 merupakan puncak musim penghujan dengan intensitas tinggi. Sehingga, langkah awal pencegahan pra bencana perlu dilangsungkan strategi dari semua pihak.

“Kesiapsiagaan mutlak dilakukan mulai dari sekarang, jangan sampai menunggu terjadi dulu. Bencana alam yang perlu kita waspadai dengan dampak yang luar biasa, yaitu terjadinya badai Dahlia dan Cempaka,” paparnya.

Ditambahkan, Pati merupakan salah satu kabupaten yang rawan terjadi banjir. Pasalnya, ada sebanyak 26 anak sungai melintasi Sungai Juwana. Selain itu, tanah longsor juga tidak kalah pentingnya untuk diwaspadai karena Pati juga terdapat daerah pegunungan.

“Peralatan dalam penanganan bencana alam perlu disiapsiagakan, karena jika terjadi bencana alam bisa maksimal dalam menanganinya,” sebutnya.

Sementara itu, Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Arif Darmawan mengamini hal tersebut, bahkan pihaknya mengecek kelengkapan sarana dan prasarana penunjang anggotanya, untuk membantu masyarakat yang terimbas bencana, seumpama terjadi bencana alam di wilayah hukumnya.

“Jika ada bencana terjadi, kami sudah siap menangani dan membantu masyarakat terimbas,” tegasnya. (Wr)

No More Posts Available.

No more pages to load.