Jadi Kampung Siaga, Desa Demangan Alokasikan Rp 200 Juta Antisipasi Corona di Wilayahnya

oleh -992 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sejumlah pengunjung diberhentikan oleh petugas piket yang merupakan warga setempat saat memasuki salah satu gang di kawasan Desa Demangan Kecamatan Kota Kudus, kepada mereka diminta turun dari motor dan mencuci tangan yang sudah disediakan di pintu gang, sementara badan mereka disemprot dengan cairan antiseptik sedangkan kendaraan yang ditungganginya disemprot dengan cairan desinfektan.

Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi saat secara simbolis menyerahkan bantuan bahan dan alat bagi pencegahan corona kepada kepala desa Demangan Alex Fahmi (Foto: YM)

Tak hanya itu sejumlah warga juga membacakan ikrar untuk peduli terhadap pencegahan berkembangnya virus covid-19 dengan siap melaksanakan semua protokol kesehatan seprti dianjurkan oleh pemerintah.

Itu merupakan simulasi yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Karang Taruna beserta petugas linmas saat dilakukan peresmian Pencanangan dan Penetapan Desa Demangan sebagai Kampung Siaga Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Virus Covid-19 oleh Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi, Senin (13/04/2020).

Kepolisian Resor Kudus menunjuk Desa Demangan, Kecamatan Kudus sebagai ‘Kampung Siaga Antisipasi Virus Corona’, Senin, 13 April 2020. Pengukuhan ini jadi kali pertama, usai Pemerintah Kabupaten Kudus menetapkan diri sebagai daerah siaga Covid-19.

Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan pembentukan desa siaga ini ditujukan untuk mengobarkan semangat warga dalam melalukan upaya antisipasi penyebaran virus corona. Dengan menitikberatkan pada penanganan pemudik dari berbagai kota/kabupaten berstatus zona merah.

“Di Terminal Induk Jati memang sudah ada protokol kesehatan bagi pemudik. Di sini, kita tindaklanjuti lagi,” terang dia.

Kapolres Kudus saat memberikan Masker kepada pengguna jalan yang diketahui tak mengenakan masker di kawasan Desa Demangan Kudus (Foto: YM)

Keberadaan kampung siaga Covid-19 ini juga diharapkan dapat menjadi pelopor, bagi desa-desa lainnya untuk melakukan hal senada membentuk kampung siaga.

“Kami pilih Demangan karena desa ini kami nilai paling siap,” ujarnya pada Tagar usai acara pengukuhan kampung siaga di Desa Demangan, Senin, 12 April 2020.

Terpisah, Alex Fahmi, Kepala Desa Demangan mengatakan pembentukan kampung siaga Covid-19 ini telah dilakukan pihaknya sejak 1 April 2020 lalu dengan alokasi dana desa sekitar Rp. 200 juta.

Anggaran ini digunakan pihaknya untuk membiayai kegiatan rutin seperti sterilisasi kawasan permukiman dengan penyemprotan desinfektan, pembagian masker dan sabun.

Sinergitas Pemerintah Kabupaten Kudus dan warga dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diharapkan dapat mempercepat proses penyelesaian pandemi corona. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.