KUDUS, isknews.com – Proyek rehabilitasi Jalan Lingkar Tenggara – Mejobo, sudah sejak beberapa hari ini dimulai pengerjaannya. Ruas yang dikerjakan mulai dari perempatan Jalan Mejobo, ke arah barat. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan pengecoran pada separo bagian badan jalan, sehingga untuk memperlancar pekerjaan, ruas jalan tersebut ditutup. Arus lalu lintas kendaraan roda dua masih bisa melalui akses jalan tersebut, namun untuk kendaraan roda empat dialihkan masuk jalan kampung.
Pantauan isknews.com, di lokasi proyek, kegiatan pengecoran itu dilaksanakan secara bertahap, dan terus memanjang, yang sampai pada Kamis (15/10), sudah sampai di sebelah timur Barak PR Nojorono. Menurut mandor lapangan, Sutomo, proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Sumber Rejeki Pilar Utama, yang berlamat di Kabupaten Pati. Nilai kontrak proyek tersebut, seperti yang tercantum pada papan nama proyek, sebesar Rp 1.993.757.000, sumber dana dari Bantuan Gubernur (Bangub) Provinsi Jawa Tengah, dengan lama pengerjaan 120 hari. “Ketinggian cor, sesuai standart, 30 senti meter,” kata Sutomo.
Poyek Bangub lainya yang kini juga sudah mulai dikerjakan, adalah, rehabilitasi Jalan Burikan – Bacin, dengan anggaran Harga Satuan Pengerjaan (HPS) sebesar Rp 1,5 miliar, rehabilitasi Jalan Bhakti, dengan anggaran HPS Rp 1 miliar, rehabilitasi Jalan Veteran, dengan anggaran HPS sebesar Rp 750 juta, dan rehabilitasi Jalan Kepodang, Kecamatan Kota, dengan anggaran HPS sebesar Rp 1 miliar. (DM)
Jalan Lingkar Tenggara-Mejobo Dicor Arus Lalu Lintas Kendaraan Roda 4 Dialihkan Masuk Kampung
KOMENTAR SEDULUR ISK :






