Tinggal 10 Persen Lagi! Revitalisasi Puskesmas di Kudus Masuki Tahap Finishing

oleh -227 Dilihat
Proyek revitalisasi salah satu puskesmas di Kabupaten Kudus. (Foto: YM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Proyek revitalisasi salah satu puskesmas di Kabupaten Kudus kini memasuki tahap akhir. Berdasarkan informasi terbaru, progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 80 persen dan menyisakan sejumlah pekerjaan finishing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Abdul Hakam, mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, progres pekerjaan per Sabtu lalu telah mencapai 75 persen dengan deviasi positif sebesar 12,77 persen.

Namun, perkembangan pekerjaan terus berjalan. Informasi terbaru yang diterimanya dari pihak penyedia menyebut progres pembangunan telah meningkat.

“Kami dapat informasi kemarin itu 75 persen. Per hari Sabtu, progresnya 75 persen dengan deviasi positif 12,77 persen. Tapi hari ini saya dapat informasi dari teman-teman penyedia sudah 80 persen,” ujar Abdul Hakam.

Menurutnya, progres positif tersebut membuat pihaknya optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Pemerintah Kabupaten Kudus berharap proyek revitalisasi tersebut rampung pada akhir November 2026.

“Yang jelas, secara progres di hari Sabtu itu 75 persen dan deviasinya positif. Jadi kemungkinan bisa sesuai target. Harapan kita akhir November sudah selesai,” katanya.

Sementara itu, Saiful Hadi selaku pembantu pelaksana proyek menyebut pekerjaan yang tersisa kini tinggal sekitar 10 persen. Sejumlah pekerjaan yang belum selesai berada pada tahap akhir, seperti plafon, lantai, pengecatan dan finishing.

“Kalau yang masih kurang, tinggal sekitar 10 persen. Yang belum itu plafon, kemudian lantai, cat dan finishing,” ujarnya.

Menurut Saiful, sebagian besar konstruksi utama, terutama bagian atas bangunan, telah selesai. Material untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa juga telah tersedia.

“Kalau atas sudah beres. Tinggal plafon, cat sama lantai. Materialnya sudah ready,” katanya.

Abdul Hakam menambahkan, setelah konstruksi utama selesai, pekerjaan akan difokuskan pada penyelesaian bagian dalam dan fasilitas pendukung. Tahap finishing dinilai membutuhkan waktu karena memerlukan ketelitian.

Puskesmas tersebut nantinya tetap menyediakan layanan rawat inap dengan kapasitas maksimal 10 tempat tidur sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. Selain itu, Dinkes Kudus juga mempertimbangkan penguatan layanan promotif dan preventif serta layanan tambahan seperti praktik sore dan fisioterapi.

Meski pekerjaan fisik ditargetkan rampung akhir November, operasional puskesmas direncanakan mulai 1 Januari 2027 setelah proses penataan dan persiapan selesai. (YM/YM)