Jalan Rusak di Puyoh Kudus Sejak 2017 Picu Kecelakaan, Warga Inginkan Perbaikan Segera

oleh -162 Dilihat
Kondisi jalan rusak parah di Dukuh Bonajar, Desa Puyoh, Kudus yang sudah delapan tahun tak tersentuh perbaikan. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Sudah sekitar delapan tahun, warga Desa Puyoh dan sekitarnya harus ekstra hati-hati setiap melintasi jalan penghubung Puyoh–Soco yang rusak parah. Tak hanya mengganggu aktivitas harian, kondisi jalan yang mengelupas dan penuh kerikil ini bahkan kerap menyebabkan kecelakaan (jatuh dari motor), terutama di titik-titik rawan seperti di wilayah Dukuh Bonajar.

Kerusakan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kudus itu tak kunjung tersentuh perbaikan sejak sekitar tahun 2017. Warga setempat pun tak tinggal diam. Dengan swadaya, mereka beberapa kali menambal jalan menggunakan pasir dan semen, meski hasilnya tidak bertahan lama.

“Karena muatan kendaraan di sini berat, ada truk angkut tebu, pasir, dan material lain. Makanya cepat rusak dan harusnya segera diperbaiki,” ujar Suparman, warga setempat, Jumat (25/4/2025).

Kondisi yang memprihatinkan ini sudah sering diusulkan ke pihak desa dan pemerintah kabupaten, namun tak kunjung terealisasi. Ketua RW 6 Desa Puyoh, Rumadi, menyebut bahwa perbaikan jalan selalu masuk dalam musyawarah desa, namun realisasinya nihil.

“Sudah sering diusulkan, tapi dari dulu sampai sekarang tetap belum ada perbaikan. Sementara warga sudah capek swadaya terus,” kata Rumadi.

Parahnya lagi, tak ada penerangan jalan umum di titik kerusakan terparah. Warga hanya mengandalkan cahaya dari rumah-rumah sekitar. Hal ini menambah risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas saat malam hari.

“Sering ada yang jatuh, terutama perempuan yang berangkat kerja. Apalagi kalau malam, gelap. Penerangan hanya dari rumah warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Puyoh, Wahyudi saat dihubungi wartawan membenarkan bahwa usulan perbaikan jalan telah berulang kali diajukan ke Pemkab Kudus. Ia menyebut, perbaikan jalan tersebut akhirnya masuk dalam rencana anggaran tahun 2025.

“Katanya tahun ini (2025) akan diperbaiki pakai APBD Kudus. Tahun lalu memang hanya sebagian kecil yang direalisasi,” jelas Wahyudi melalui sambungan telepon.

Meski demikian, warga berharap janji itu benar-benar ditepati, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital dan keselamatan masyarakat terus dipertaruhkan setiap hari. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :