Japan dan Kajar Diusulkan Jadi Rintisan Desa Wisata

oleh -370 kali dibaca
Kepala Disbudpar Kudus Bergas Catursari Penanggungan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus mengupayakan dua rintisan desa wisata yang diusulkan mendapatkan surat keputusan (SK) penetapan desa wisata pada tahun ini. Hal ini untuk mewujudkan harapan bahwa agar setiap tahunnya desa wisata di Kudus mendapatkan surat keputusan (SK) penetapan dari bupati bertambah.

Kepala Disbudpar Kudus Bergas Caturisasi Penanggungan menyampaikan, awal tahun 2021 ini ada dua desa yang diusulkan, yaitu Desa Japan dan Desa Kajar.

“Ini ada dua wisata, yakni Desa Japan dan Desa Kajar yang akan kami usulkan mendapatkan SK Bupati di awal tahun 2021 ini,” katanya belum lama ini.

Bergas juga menyampaikan, di Kabupaten Kudus ini total ada 52 desa hang menjadi rintisan desa wisata. Dimana, 15 desa diantaranya sudah mendapatkam SK pada tahun 2020.

Di antaranya Desa Rahtawu, Ternadi, Dukuhwaringin, Kandangmas, Margorejo, Terban, Temulus, Jepang, Loram Kulon, Wates, Wonosoco, Padurenan, Jurang, Kaliputu, dan Tanjung Rejo sudah mendapatkan SK di tahun 2020.

Pihaknya mengungkapkan, ada pembinaan tersendiri bagi deaa wisata yang sudah mendapatkan SK. Hal ini dilakukan agar desa-desa wisata tersebut bisa terus berkembang.

“Tidak hanya bimbingan untuk pembangunan fisik tapi juga bimbingan serta dorongan pada sumber daya manusianya (SDM) agar terus berkembang,” katanya.

Seperti dengan adanya pelatihan dan pembinaan langsung ke desa-desa wisata, mengevaluasi dan memonitoring setiap saat.

Para pakar pariwisata, akademisi, praktisi pariwisata, hingga penggerak pariwisata yang sudah memiliki prestasi di daerah lain, juga dihadirkan untuk membimbing SDM di desa wisata Kudus.

“SDM-nya yang ada di wilaya desa wisata itu juga harus memiliki inovasi, kreativitas untuk terus membuat hal yang baru,” ujarnya.

Sementara yang belum mendapatkan SK, saat ini tengah dalam pembinaan. Sembari menstimulus semangat yang tinggi agar mereka semakin semangat untuk bergerak maju.

“Yang belum ber-SK ini sedang dalam pembinaan kami. Terlebih desa-desa yang sudah mempunyai semangat lebih untuk maju,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.