Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratamtama 2016 atas prestasinya dalam mengelola pengembangan dan membina kabupaten/ kota dalam menata lalu lintas yang baik. Penghargaan itu merupakan kali keempat yang diperoleh sejak 2013 lalu.
Piala Wahana Tata Nugraha diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/17). Selain gubernur, penghargaan juga diberikan kepada Kapolda Jawa Tengah dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.
Gubernur Ganjar Pranowo melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir H Sri Puryono KS MP menyampaikan apresiasi positif terhadap penghargaan yang diraih provinsi ini, bersama tujuh provinsi lain, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Bali. Meski sudah kali keempat didapatkan, penghargaan itu tetap istimewa. Semua itu tidak lepas dari peran aktif masyarakat, dan kinerja jajarannya yang semakin meningkat. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita sudah berkali-kali mendapat penghargaan itu. Luar biasa buat kita. Itu menunjukkan bahwa di sektor perhubungan, khususnya transportasi, kita bisa memenej dengan baik,” ujarnya.
Ditambahkan, poin unggulan Jawa Tengah hingga meraih penghargaan WTN, antara lain menyangkut ketertiban berlalu lintas, pengaturan jalur trayek, kedisiplinan pengemudi, pengaturan lalu lintas beserta penunjuk arahnya, dan lain-lain. Peran aktif masyarakat, menurut Sri Puryono, menjadi kunci utama. Tentunya, dengan dukungan semua pihak, termasuk dari kepolisian. Dia berharap, budaya tertib berlalu lintas masyarakat terus ditingkatkan, baik perilaku di jalan raya, maupun kelengkapan fisik serta surat-surat kendaraan. Bukan kaitannya dengan perolehan penghargaan, tapi lebih pada mewujudkan keamanan dan kenyamanan berlalu lintas.
“Yang lebih penting, masyarakat disiplin dan tertib berlalu lintas. Sehingga semuanya merasa nyaman. Angka kecelakaan terus menurun,” tegas Sekda.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Ir Satriyo Hidayat didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri menambahkan penghargaan WTN keempat diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 588 Tahun 2016 tanggal 23 September 2016 tentang penerima penghargaan WTN untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten/ Kota Tahun 2016. Penghargaan diberikan atas keberhasilan dalam mengelola dan pengembangan lalu lintas dan angkutan jalan serta dalam membina kabupaten/ kota dalam bidang lalu lintas dan angkutan jalan.
Selain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, beberapa kabupaten/ kota di Jawa Tengah memperoleh Piala WTN Kencana yaitu, Kota Surakarta (Kota Besar), Kota Semarang (Kota Raya), Kabupaten Pati, Purwokerto Kabupaten Banyumas (Kota Sedang), serta Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Sukoharjo (Kota Kecil).
Kabupaten/ kota kategori Kota Sedang yang memperoleh WTN kategori lalu lintas, yakni, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Magelang, dan Kabupaten Semarang. Peraih WTN kategori lalu lintas kategori Kota Kecil adalah Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Rembang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Karanganyar. Sedangkan yang memperoleh Plakat Wahana Tata Nugraha, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Batang.
“Dibandingkan dari tahun lalu ada peningkatan peraih penghargaan WTN sebanyak lima peserta,” tandas Satriyo. (HJT)






