Jelang May Day 2026, Bupati Kudus Ajak Buruh Jaga Kondusivitas Lewat Sarasehan dan Doa Bersama

oleh -5 Dilihat
Bupati Kudus Samani Intakoris memberikan sambutan saat doa bersama dan sarasehan menjelang peringatan May Day 2026 di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (30/4/2026) malam. Ia mengajak seluruh buruh menjaga kondusivitas serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar doa bersama dan sarasehan dengan para pekerja dan pengurus serikat buruh. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus pada Kamis malam (30/4/2026).

Bupati Kudus, Samani Intakoris, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut peringatan 1 Mei sekaligus upaya menjaga situasi tetap kondusif di daerah.

“Alhamdulillah malam ini kita bisa menggelar doa bersama dan dialog dengan teman-teman SPSI. Ini bagian dari persiapan May Day besok, sekaligus menunjukkan bahwa buruh di Kudus mampu menjaga kondusivitas,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia mengapresiasi sikap para buruh di Kudus yang dinilai mampu menjaga suasana tetap aman dan tertib. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti tirakatan dan dialog tersebut menjadi wujud kebersamaan antara pemerintah dan pekerja.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengapresiasi para pengurus dan buruh yang telah menunjukkan sikap santun dan kebersamaan. Meski sederhana, kegiatan ini berjalan dengan baik,” tambahnya.

Terkait aspirasi buruh, Samani menyebutkan sejumlah tuntutan, termasuk soal kesejahteraan pekerja outsourcing, akan menjadi perhatian pemerintah dan dibahas lebih lanjut melalui mekanisme kebijakan.

Sementara itu, Ketua DPC KSPSI Kudus, Andreas Hua, menyambut baik inisiatif pemerintah daerah yang untuk pertama kalinya mengajak buruh berdialog sebelum peringatan May Day.

“Kami merasa senang dan bangga. Ini pertama kalinya sebelum Hari Buruh kami diajak doa bersama dan dialog oleh Pak Bupati. Harapannya, kegiatan besok bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peringatan May Day di Kudus akan diisi dengan dua agenda utama, yakni penyampaian aspirasi buruh serta kegiatan sosial berupa kerja bakti dan bakti sosial di kawasan Balai Jagong, Wergu Wetan.

“Aspirasi tetap akan kami sampaikan, dan kami berharap mendapat dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat. Selain itu, kami juga ingin menunjukkan bahwa buruh peduli terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Menurut Andreas, kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan bentuk kontribusi buruh dalam mendukung program kebersihan lingkungan, sekaligus menciptakan Kudus yang lebih sehat.

Selain kegiatan di daerah, sebagian perwakilan buruh dari Kudus juga diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti peringatan May Day tingkat nasional yang rencananya dihadiri Presiden RI.

“Ada dua bus yang berangkat mewakili pekerja Kudus, tidak hanya dari SPSI. Tujuannya untuk mendukung kegiatan nasional dan menunjukkan bahwa buruh juga mendukung program pemerintah,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan May Day tahun ini diharapkan berlangsung damai dan membawa pesan positif, baik dalam penyampaian aspirasi maupun kepedulian sosial di tengah masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :