Jurnalis Televisi Muria Raya Bekali Pelajar di Kudus Teknis Dasar Menulis Berita

oleh -236 kali dibaca
Para jurnalis televisi yang tergabung dalam IJTI Muria Raya saat memberikan pelatihan jurnalistik kepada sejumlah pelajar di Pijar Park, Kajar, Dawe, Kudus, Kamis, 24/11/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Para wartawan televisi yang tergabung dalam keanggotaan Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya menggelar workshop jurnnalistik TV bagi para pelajar di kawasan wisata Pijar Park, Kamis (24/11/2022).

Tujuan pelatihan ini selain untuk memberikan pengetahuan kepada mereka tentang bagaimana menulis sebuah berita yang sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik juga teknik pengambilan gambar serta tata cara menyajikan tayangan berita berformat video.

Menurut Ketua IJTI Muria Raya, Ihwan Miftakhudin, pelatihan diberikan agar para pelajar dan peserta workshop memahami cara kerja para jurnalis yang dipagari dengan sejumlah etika jurnalistik. Termasuk pengetahuan untuk dapat memilah sebuah pemberitaan itu asli ataupun hoax.

“Pelatihan ini, sasarannya pelajar dan OPD di Kabupaten Kudus untuk berbagi informasi bagaimana teknik dasarnya, harus ada informasi yang aktual dan kompeten,” ucap Ihwan yang juga sebagai Jurnalis Kompas TV.

Menurutnnya, terkadang, ada beberapa informasi yang menunjukkan gambar mengerikan namun keterangan gambar menunjukan kejadian yang berbeda.

“Dalam pengambilan gambar yang disajikan, harus sesuai dengan fakta. Tantangannya media mainstream saat ini sangat banyak, namun peran yang utama bisa menjadi cleaning atau pembersih informasi salah yang banyak beredar di medsos. Sehingga masyarakat diharapkan memahami kalau menampilkan gambar sesuai dengan realita, jangan gambar lama tahun-tahun lalu ataupun gambar yang berbeda dengan kejadian aslinya,” urainya.

Pihaknya juga terbuka, kepada para sekolah yang hendak meminta tolong untuk membina para murid terkait jurnalistik pertelevisian, ataupun media yang menggunakan audio dan visual.

“Peserta ada 70 orang yang berisikan siswa SLTA, SMK madrasah Aliyah dan SMAN dari opd 30,” katanya.

IJTI juga menggelar raker sebelum menggelar pelatihan, dengan program utama menyosialisasikan gimana media mainstream bekerja.

“Kami juga merancang program sosial kemasyarakatan, di samping pada pagi hari ini bagi pelajar untuk membuat video yang baik,” ucapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.