Kasus Gantung Diri Kembali Terjadi di Pati

oleh -541 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Untuk kesekian kali, aksi bunuh diri terjadi di Bumi Mina Tani. Kali ini, seorang pemuda tanggung asal Kampung Kaborongan RT 01/RW 05, Kecamatan Pati Kota, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumahnya, Kamis (27/07/2017).

“Korban bernama Sugeng Dwi Pranyoto (26), sehari-hari dia bekerja sebagai tukang sablon, ditemukan meninggal dunia pada jam 09.30 WIB,” ungkap Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Pujiati.

Pertama kali, lanjutnya, korban ditemukan oleh paman korban, Su’ud (50) saat hendak mengambil pakaian di rumah tersebut. Nahasnya, bukan pakaian yang didapatinya, melainkan mayat keponakannya.

“Saat itu paman korban hendak mengambil pakaian di gudang rumah itu, melalui belakang. Sesampainya di TKP dia menyingkap pintu korden, dan melihat keponakannya sudah tergantung di dekat pintu,” beber Iptu Pujiati.

Imbuhnya, korban ditemukan meninggal dengan cara menggantung diri, dengan kabel yang diikatkan ke usuk rumah.

Sementara itu, Tim Medis Puskesmas Pati I, dr Yuphine mengungkap, pada dahi korban ada luka memar. Diperkirakan, kabel pengikat leher terputus dengan sendirinya, sehingga mengakibatkan benturan kepala dengan lantai.

“Selain itu pada bagian mata kanan mengalami pendarahan, juga luka pada dahi akibat benturan setelah jatuh,” jelasnya.

Lanjut dr Yuphine, leher bekas lilitan jeratan memiliki panjang 46 centimeter hingga bagian atas telinga, dan dubur korban mengeluarkan darah karena luka ambien.

“Korban meninggal akibat afriksi atau kekurangan oksigen karena lilitan tali kabel di leher. Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jenazah,” tandasnya. (Wr)

No More Posts Available.

No more pages to load.