Kudus, isknewscom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menyetujui perbaikan Jalan R Agil Kusumadya yang berada di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ruas jalan kabupaten tersebut akan ditangani melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2025–2026.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kudus telah melakukan perbaikan sebagian ruas Jalan R Agil Kusumadya pada tahun 2025 menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Namun, keterbatasan anggaran membuat penanganan hanya mampu menjangkau sekitar 1,1 kilometer.
Sementara itu, sisa jalan sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer masih dalam kondisi rusak dan membutuhkan perbaikan lanjutan. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Kudus mengajukan dukungan pendanaan kepada pemerintah pusat agar perbaikan dapat dituntaskan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa Jalan R Agil Kusumadya kini telah masuk dalam daftar prioritas program Inpres Jalan Daerah yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, Jalan R Agil Kusumadya sudah diprioritaskan dalam program IJD dari pemerintah pusat,” ujar Sam’ani, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, seluruh proses pelaksanaan perbaikan jalan tersebut nantinya menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kabupaten Kudus berstatus sebagai penerima manfaat.
“Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh pemerintah pusat. Untuk waktu mulai pengerjaan kami masih menunggu karena sepenuhnya menjadi kewenangan pusat,” jelasnya.
Sam’ani menambahkan, saat ini proyek perbaikan Jalan R Agil Kusumadya telah memasuki tahap lelang. Total anggaran yang diusulkan Pemkab Kudus untuk penanganan ruas jalan tersebut mencapai sekitar Rp20 miliar.
Ia berharap proses perbaikan dapat berjalan lancar dan menghasilkan kualitas infrastruktur yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Kecamatan Jati.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami berharap perbaikan ini dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran mobilitas warga di Jati dan sekitarnya,” pungkasnya. (AS/YM)











