Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Pangan, inilah kebutuhan dasar manusia. Sejak Sekolah Dasar kita sudah dipahamkan, pangan merupakan kebutuhan utama manusia diatas kebutuhan skunder maupun tertier hal inilah yang menggugah hati seorang pemimpin desa yang jauh dari hiruk pikuknya keramaian kota. Untuk berupaya dengan kemampuan dan memanfaatkan secara maksimal potensi lokal yang ada supaya masyarakatnya tidak kekurangan dalam pemenuhan pangan.
Bicara terhadap persoalan pangan Pria kelahiran Desa Ronggo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini, sangat emosional. Saat ditemui oleh wartawan isknews.com kemarin Minggu, (6/2) Sugandam Kepala Desa Ronggo banyak menceritakan keunggulan benih Padi jenis MSP I hasil budidaya yang selama ini dilakukan.
Menurutnya, Benih Padi jenis MSP I mempunyai banyak kelebihan dibanding dengan benih lain, benih Padi jenis MSP I ini mampu hidup dan berbuah walaupun ditanam dilahan kering atau ditegalan.
” Saya baru kali ini mendapat benih Padi yang bisa ditanam dilahan yang kurang air, dan cocok ditanam di Desa Ronggo karena daerah kami lahan pertanianya mengandalkan hujan” jelas Sugandam.
Lanjut, Dalam pemenuhan pangan, sebagai daerah agraria yang mempunyai tanah subur, pangan yang merupakan kebutuhan utama, harusnya mudah terpenuhi. anehnya sampai sekarang negara kita masih harus mendatangkan beras dari luar negeri untuk pemenuhan hajat primer tersebut. Sangat di sayangkan kalau hal itu terus akan terjadi di Negara kita tercinta.
Lanjut, ” dinegeri kita secara geografis adalah sebagian banyak terdapat lahan agraria lahan baik untuk sektor tanaman pangan khususnya padi, sangat disayangkan kalau hal ini tidak dimanfaatkan secara baik sangat disayangkan kalau kejadian ini berkelanjutan hingga kepada anak cucu kita” tambahnya.
Untuk membantu mewujudkan program pemerintah dalam mencapai Program Kedaulatan Pangan, kami dari Desa terpencil dengan lahan kering Kepala Desa berupaya memaksimalkannya untuk pemenuhan pangan di Desanya agar terpenuhi. Maka Sugandam mengajak kepada elemen desa termasuk Karangtaruna untuk bergerak secara aktif dalam rangka memberikan peningkatan terhadap hasil pertanian, sehingga berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk membantu program pemerintah dalam rangka mewujudkan Kedaulatan Pangan, saya melakukan kerja sama dengan pihak terkait di pemerintahan serta saya menggandeng karangtaruna untuk saya lihatkan secara langsung.” Tambahnya.
Untuk itu, Kepala Desa dibantu Kelompok Tani ( Poktan) mengadakan uji coba bibit padi yang sengaja ditanam dilahan yang minus air daerah Desa Ronggo dan setelah beberapa kali uji coba jenis bibit MSP I sangat cocok ditanam khususnya di area lahan kering. Bibit jenis MSP I juga sangat baik yaitu dengan hasil maksimal dengan perlakuan sama dalam penanaman dan perawatan benih jenis MSP I mampu menghasilkan lebih banyak dibanding dengan jenis bibit padi lainya.
“Kami.sudah melakukan penelitian dengan menanam padi di tempat lahan kering, basah dari hasil yang kami dapat bibit Padi jenis MSP I ini ternyata lebih baik dangan hasil jauh beda dibanding dengan benih Padi yang lain.”tambahnya.
Rencana bibit ini akan dikembangkan diluar wilayah Desa Ronggo untuk di budidayakan, kedaerah lain sehingga kedepan mampu untuk meningkatkan kehidupan masyarakat setempat. Ungkapnya.(wr)










