Klarifikasi Pengendara RX King Pada Laka Lantas Depan SMAN 1 Bae Kudus Jelang Idul Fitri

oleh
Dari Kanan Eko Haryanto pengendara RX King, Farry keluarga Almh Nunuk dan seorang rekan mereka saat melakukan klarifikasi dan mediasi damai dalam peristiwa laka lantas di depan SMAN 1 Bae Kudus jelang Idul Fitri lalu (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sebuah kecelakaan lalulintas yang menimpa dua buah sepeda motor  sebulan lalu tepatnya pada Sabtu (01/06/2019) menjelang hari raya Idul fitri di Jalan Jenderal Soedirman Kudus –Pati, telah menorehkan duka bagi keluarga korban Nunuk Mu’alifah (57), warga Desa Dersalam Kecamatan Bae Kudus. Pasalnya Korban akhirnya meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Kecelakaan yang melibatkan Sepeda motor Honda Vario dengan nomor poilisi K 4351 AGB yang dikendarai oleh Nunuk telah tertabrak oleh sepeda motor Yamaha RX King dengan Nomor Polisi K 5856 SB yang dikendarai oleh Eko Haryanto (40) warga Desa Ploso Kecamatan Jati Kudus di lokasi yang tak jauh dari SMAN 1 Bae Kudus.

Dalam pertemuan dengan media ini siang tadi, Eko Haryanto pengendara RX King mengungkapkan rasa penyesalannya serta memohon maaf  atas kejadian pagi itu kepada keluarga korban.

TRENDING :  Nasib Mulyadi Akan Di Putuskan Hakim Hari Ini

“Saya mengakui kelalaian saya dan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar korban atas peristiwa kecelakaan lalu-lintas tersebut,” sesal Eko.

Disaksikan oleh Farry A Din putra pertama korban Nunuk, Eko menjelaskan bahwa perdamaian ini di dasari atas semata-mata keikhlasan keluarga korban.

TRENDING :  Konsleting Listrik Penyebab Kebakaran Pasar Johar Semarang

“Tanpa saya melakukan penggantian apapun baik dalam bentuk dana maupun barang kepada keluarga korban. Secara pribadi saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada mas Farry yang mewakili keluarga korban  atas  kebesaran hatinya untuk lebih memilih jalan penyelesaian secara damai dan tidak melalui proses verbal,”  terang Eko.

Sementara itu Farry  yang mewakili keluarga korban mengaku pihaknya terpaksa meminta Eko untuk melakukan klarifikasi di media ISK, mengingat dalam sebuah postingan di media ini, sejumlah netizen telah menyudutkan posisi almarhumah ibunya dalam kejadian itu.

TRENDING :  Pengendara Motor Hampir Dilindas Ban Truk Trailer

“Dengan pengakuan ini  biar semuanya lebih jelas dan gamblang atas kejadian tersebut dengan sudut pandang yang benar,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya lebih memilih jalan mediasi damai karena melihat itu merupakan jalan yang terbaik bagi semuanya.

“Keluarga sudah memaafkan saudara Eko tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan juga tidak menuntut apapun dari dia, ini didasari selain pelaku adalah kawan lama saya, juga agar almarhumah  ibu tenang disana,” pungkas dia. (YM/YM)



KOMENTAR SEDULUR ISK :