Kudus, isknews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2025 resmi dibuka di Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.
Upacara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris serta Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi, bersama jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Kudus menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta edukasi bagi masyarakat.
“Program ini mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memberi edukasi tentang kebangsaan, bahaya narkoba, penanggulangan stunting, dan peningkatan ekonomi desa,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, betonisasi jalan sepanjang 500 meter yang dilakukan TNI ini menyasar akses jalan yang sebelumnya kurang tersentuh oleh program pemerintah kabupaten.
“Ini penting untuk melancarkan mobilitas warga, terutama petani yang akan mendistribusikan hasil panennya. Jalan ini menjadi akses vital ke kota,” jelasnya.
Dalam hal penanggulangan stunting, Bupati menyebutkan bahwa angka stunting di Kabupaten Kudus telah menurun dari 9 persen menjadi 7 persen.
Ia berharap dengan dukungan TNI-Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta bidan desa dan Puskesmas, angka ini bisa ditekan lebih rendah lagi.
Ia juga menyoroti pentingnya mendukung program pemerintah pusat terkait pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai penguat ekonomi desa.
Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi menjelaskan bahwa TMMD ke-124 ini memiliki dua fokus utama, yakni pembangunan fisik dan non-fisik.
“Fisiknya betonisasi jalan sepanjang 500 meter. Non-fisiknya berupa penyuluhan tentang kebangsaan, narkoba, stunting, hingga ketahanan pangan,” ujarnya.
Dandim menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, sekaligus mendukung pemerintah dalam membangun desa.
Ia menyebut pembangunan jalan tersebut sebagai upaya memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini juga menunjukkan kolaborasi yang baik antara TNI dan pemerintah daerah, terutama atas dukungan dari Bapak Bupati yang membuat pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” imbuhnya. (YM/YM).







