TMMD Tahap IV Kodim 0722 Kudus Resmi Ditutup, Jembatan dan Jalan Baru di Getasrabi Permudah Akses Warga

oleh -717 Dilihat
Sekda Kudus Revlisianto Subekti bersama Dandim 0722 Kudus, Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo meninjau jembatan beton hasil pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kamis (6/11/2025).

Kudus, isknews.com – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 Kodim 0722 Kudus berlangsung di Lapangan Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis (6/11/2025).

Upacara penutupan ditandai dengan peresmian hasil pekerjaan TMMD dan penandatanganan prasasti. Kegiatan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi jembatan dan jalan hasil pembangunan bersama masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menghasilkan pembangunan jalan dan jembatan yang kini siap dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti, yang hadir dalam upacara penutupan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kerja keras jajaran TNI Kodim 0722 Kudus bersama seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada Pak Dandim beserta jajaran yang sudah melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap IV ini. Hasilnya bisa dilihat sendiri, sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Revlisianto menambahkan, warga sekitar menyambut positif hasil pembangunan yang mempermudah akses anak-anak menuju sekolah. Ia juga menyoroti beberapa masukan dari masyarakat terkait penerangan jalan.
“Hanya tadi ada permintaan dari warga agar ditambah lampu penerangan di beberapa titik yang dinilai membahayakan bagi anak-anak di malam hari. Mungkin nanti bisa dicarikan solusi lewat CSR untuk dua titik lampu jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0722 Kudus menyampaikan bahwa program TMMD Sengkuyung ke-126 tahap ke-4 ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
“Sebelumnya jembatan yang ada masih terbuat dari kayu dan cukup membahayakan bagi warga. Kini sudah dibangun jembatan beton yang lebih kokoh dan aman. Anak-anak sekolah pun tidak perlu memutar jauh, karena bisa langsung melintas lewat sini,” terang Dandim.

Total anggaran pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2025 ini mencapai Rp759.486.300, yang bersumber dari APBD Provinsi sebesar Rp229.500.000 dan APBD Kabupaten sebesar Rp529.986.300

Menurutnya, keberadaan jalan dan jembatan baru tersebut tidak hanya mempermudah akses menuju sekolah, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi warga, termasuk ke area pertanian. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Dinas PMD, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD.

Selain kegiatan fisik, TMMD kali ini juga diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik yang melibatkan lintas sektor. Di antaranya penyuluhan bela negara, pencegahan radikalisme dan terorisme, pencegahan stunting, penyuluhan narkoba, kesehatan dan keluarga berencana, pengembangan UMKM, pemberdayaan masyarakat, pertanian, desa tanggap bencana, serta penyuluhan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, juga diresmikan Tugu Budaya Pencak Silat yang menjadi simbol persatuan antarperguruan di Kudus.

“Dengan adanya tugu ini, kami berharap budaya pencak silat di Kudus semakin maju dan menjadi wadah persaudaraan antarperguruan. Para pesilat diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai rendah hati, tidak mudah terpancing emosi, serta menjadikan ilmu bela diri untuk pembinaan fisik dan mental, bukan untuk mencari keributan,” pesan Dandim. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :