Kudfus, isknews.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menggelar rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penyerapan anggaran dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPJ) Bupati Tahun 2022.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Kudus, Rochim Sutopo dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus yang berlansung di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kudus pada Senin (10/4).
Ketua Komisi C DPRD Kudus, Rochim Sutopo mengatakan bahwa rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari LKPJ Bupati yang disampaikan dalam rapat paripurna bersama Bupati Kudus HM Hartopo beberapa waktu lalu.
“Dinas PUPR dan Dinas PKPLH menyampaikan target LKPJ tahun 2022 dengan lebih detail dan siap memperbaiki kinerja mereka sebagai evaluasi kedepannya untuk Kabupaten Kudus lebih baik lagi,” ujarnya.
Dari hasil rapat koordinasi yang dilakukan, kedua OPD tersebut dilaporkan telah menyelesaikan programnya hingga lebih dari 90 persen dari program kerja yang direncanakan pada tahun 2022.
“Untuk Dinas PUPR sendiri pencapaiannya sebesar 94 persen dan 95,4 untuk Dinas PKPLH pada LKPJ tahun 2022. Ini adalah suatu keberhasilan yang ditorehkan di Kabupaten Kudus,” sebutnya.
Lebih lanjut, Rochim menyebut untuk kekurangan dari Dinas PUPR akan diberikan solusi terkait persiapan didalam tahun berikutnya untuk anggaran pemeliharaannya.
“Kondisi semacam hujan kan memang membuat jalan sedikit sulit tertangani, apalagi banjir kemarin itu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Kami akan optimalkan dalam perencanaan anggaran mendatang untuk lebih diperhatikan,” jelasnya
Sementara itu perhatian khusus diberikan oleh Komisi C terkait pengelolaan sampah yang ada di lingkup Kabupaten Kudus meskipun sudah dibantu oleh pihak swasta sebesar 20 hingga 40 ton per harinya.
“Kita masih ada pekerjaan rumah (PR) 140 ton perhari sampah yang belum bisa tertangani. Dalam 5 tahun idealnya masih dapat ditangani, tapi setelah itu kan belum diketahui. Rencananya Rabu besok akan kita sidak kelokasi untuk mencari solusi terbaiknya,” paparnya
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Arief Budi Siswanto menjelaskan targetnya untuk tahun 2023 nantinya dan capaiannya.
“Nanti ini ada proyek strategis daerah, salah satunya untuk penanganan di Gulung Wates dengan dana Bankiu 8 Milliar. Sedangkan untuk penanganan banjir SPK di Sungai Wulan sudah dilakukan normalisasi SWD 1 dan SWD 2. Jalan alternatif sebagai antisipasi banjir di Undaan juga selesai dikerjakan, tinggal dicor saja,” tandasnya










